PROSES PENCIPTAAN, BENTUK DAN PESAN TARI GEN DI YAYASAN BUMI BAJRA SANDHI
DOI:
https://doi.org/10.59997/journalofdance.v2i2.1887Abstract
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk dapat memahami dan menjelaskan karya seni pertunjukan Tari GEN.
Tari GEN ini terinspirasi dari aksara sebagai proses penciptaan. Tari ini memiliki kekhasan dan keunikan sendiri
mulai dari awal mula proses penciptaannya, bentuk pertunjukan dan pesan yang disampaikan Tari GEN. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan landasan teori estetika dan ikat kait. Data yang diperoleh melalui
observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ide penciptaan dalam Tari GEN ini berawal dari keinginan pencipta
mengangkat aksara sebagai proses penciptaan. Bentuk pertunjukan Tari GEN terdiri dari tiga struktur yakni: (1).
Menggambarkan suasana yang magis. (2). Menggambarkan suasana yang ceria. (3). Semua penari melihat bulan
sambil menyanyikan lagu Panedeng Masa Kartika. Gerak yang digunakan Tari GEN adalah gerakan yoga asanas,
serta menggunakan beberapa gerakan Tari Bali. Pola lantai yang digunakan dalam Tari GEN adalah diagonal,
vertikal, horizontal, spiral dan lingkaran yang dibantu menggunakan level tinggi, rendah dan sedang. Riasan pada
wajah menggunakan corak berwarna putih ke beberapa penari saja sedangkan penari lainnya tampil tidak memakai
riasan wajah atau natural. Busana yang berwarna-warni menjadikan kesan dari anak-anak jelas terlihat. Gending
yang dinyanyikan pada tarian berjudul Panedeng Masa Kartika. Alat musik yang digunakan yaitu berupa
selonding, riong, ceng-ceng, kendang, suling, kemong/kajar, rebab dan gong dengan digarap menyesuaiakan
kebutuhan garapan. Artictic stage dan lighthing design Tari GEN menggunakan layar berlukiskan aksara bali
visual art. Pesan pada Tari GEN adalah mengajak seluruh masyarakat khususnya di Bali agar melestarikan bahasa
daerah atau aksara Bali.
Kata Kunci: Tari GEN, Proses Penciptaan, bentuk, pesan
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ketut Novia Apsari, Ni Made Ruastiti, Anak Agung Ayu Mayun Artati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Volume 2 Nomor 1, Juni 2022