Kajian Bentuk Dan Fungsi Tari Gandrung Giri Kusuma Di Desa Ungasan, Badung.
DOI:
https://doi.org/10.59997/jijod.v4i1.3204Keywords:
Bentuk, Fungsi, Tari Gandrung Giri KusumaAbstract
Tari Gandrung Giri Kusuma merupakan salah satu tarian sakral yang berada di Pesambyangan Pura Batu Pageh Desa Adat Ungasan Kabupaten Badung, tari tersebut menjadi objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam Tari Gandrung Giri Kusuma dan memperkenalkan kepada masyarakat luas. Menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini membahas mengenai bentuk dan fungsi Tari Gandrung Giri Kusuma, maka dalam penelitian ini menggunakan teori estetika dan teori fungsional untuk menganalisis objek. Tari Gandrung Giri Kusuma merupakan tari yang menggambarkan Sang Hyang Dedari, ditarikan oleh satu orang penari perempuan. Tari Gandrung Giri Kusuma menggunakan tata rias minimalis dan busana yang digunakan hampir sama dengan busana tari Legong. Tari Gandrung Giri Kusuma menggunakan musik iringan bambu atau Gamelan Gandrung. Tari Gandrung Giri Kusuma dipentaskan setiap rahina Kajeng Kliwon, Kliwon, dan Tumpek Wayang di Pesambyangan Pura Batu Pageh Desa Adat Ungasan. Adapun bentuk yang diuraikan yaitu mengenai penari, struktur, ragam gerak, tata rias, tata busana, musik iringan, tempat pementasan, properti. Adapun fungsi yang diuraikan yaitu fungsi primer dan fungsi sekunder.
References
DAFTAR RUJUKAN
Artiningsih, Ni Putu Juli. 2018. Tari Gandrung di Banjar Suwung Batan Kendal, Kelurahan Sesetan Kota Denpasar. Institut Seni Indonesia Denpasar.
Bandem, I Made. 1983. Ensiklopedi Tari Bali. Denpasar: Akademi Seni Tari (ASTI) Denpasar.
Bandem, I Made 2004. Kaja dan Kelod. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Dibia, I Wayan. 1999. Selayang Pandang Seni Pertunjukan Bali. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Djelantik, A. A. 2004. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Ekawati, Ery. 2022. Tari Gandrung Bali Desa Ketapian Kelod dan Desa Munang-Maning Denpasar, Bali. Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta.
Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitiy Press.
Fajarwati, Ni Nyoman Manik. 2021. Gandrung Anyar. Institut Seni Indonesia Denpasar.
Krishna, Gusti Ayu. 2022. Kajian Filosofi Tari Gandrung Dalam Upacara Ngusabanini di Desa Adat Kekkeran, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Vidya Darsan: Jurnal Mahasiswa Filsafat Hindu.
Maryono. 2015. Analisa Tari. Surakarta: Institut Seni Indonesia Surakarta.
Pramana, I Gede. 2014. Tari Gandrung di Desa Batukandik, Nusa Penida, Klungkung, Bali (sebagai media belajar sejarah). E-jurnal Universitas Pendidikan Ganesha.
Putri Dewi, Ni Putu Ayu Rika. 2023. Kajian Bentuk dan Fungsi Tari Gandrung di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, Buleleng. Institut Seni Indonesia Denpasar.
Ruastiti, Ni Made (2017). Essence of Rejang Lilit performing arts in Mundeh traditional village, Tabanan, Bali in global era. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 65(5), 139-147.
Ruastiti, N. M. (2019). Pendet Memendak Dance in Kerambitan Village, Tabanan, Bali. Journal of Arts and Humanities, 8(6), 65-76.
Ruastiti, N. M., Karmini, N. W., & Sidia, I. M. (2022). The Ideology Of The Creation Of The Peteng Bulan Dance For Early Children. Specialusis Ugdymas, 1(43), 5978-5988.
Silagas. 2023. Profil Desa Adat Ungasan.
Soedarsono, R. 1999. Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indoneisa, Art Line, dan Art Foundation.
Soedarsono, R. 2002. seni pertunjukan indonesia di era globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitiy Press.
Sugiarta, I Made, dkk. 2021. Estetika Hindu
Pada Tari Gandrung Dalam Upacara Piodalan di Pura Dalem Banjar Tambawu Kelod, Desa Tambawu, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur. Universitas Hindu Indonesia Denpasar.
Thera, Piyadassi. 2005. Meditasi Buddhis.
Surabaya: Paramita.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ni Luh Diah Candra Dewi, Ni Made Ruastiti, Suminto Suminto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Volume 2 Nomor 1, Juni 2022