PENCIPTAAN KARYA TARI "TANOH LADO"

Authors

  • Ni Made Galuh Citra Yoga Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Ketut Sutapa Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Suminto Suminto Institut Seni Indonesia Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59997/jijod.v4i1.3241

Keywords:

Penciptaan, “TANOH LADO”, Lampung

Abstract

TANOH LADO merupakan karya seni tari kontemporer yang bersumber dari keresahan terhadap kemunduran pertanian tanaman lada di Lampung Pulau Sumatera, menggambarkan pembawaan tentang kehidupan petani lada. Ide karya ini dilatarbelakangi dengan fenomena sosial yaitu hubungan pertanian.

Proses atau tahapan penciptaan yang dilalui meliputi: (1) Ngawirasa (inspirasi), (2) Ngawacak (eksplorasi), (3) Ngarencana (konsepsi) (4) Ngawangun (eksekusi), (5) Ngebah (produksi). Karya ini diwujudkan dalam bentuk tari kontemporer yang terdiri dari lima orang penari putri dengan menggambarkan karakter masing-masing yaitu petani dan hama. Struktur karya ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu awal, isi, dan akhir. Iringan tari yang digunakan pada karya ini menggunakan instrument media aplikasi MIDI (Musical Insturment Digital Interface)dengan menggabungkan musik kontemporer dan tambahan musik–musik ciri khas Lampung sebagai pembawa suasana tempat. Tari “TANOH LADO” ini menggunakan tata rias minimalis untuk karakter petani menciptakan kesan sederhana dan alami, sesuai dengan kehidupan sehari-hari petani lada di Lampung dan menggunakantata busana yang sederhana yaitu atasan kemben dengan motif Tapis Lampung, penggunaan kain Tapis Lampung pada atasan kemben menunjukkan upaya untuk menonjolkan ciri khas budaya Lampung dalam kostum tari. Hasil dari proses penciptaan tari “TANOH LADO” dipentaskan di Gedung Natya Mandala Institut SeniIndonesia Denpasar.

References

Dibia, I Wayan. 2020. Ngunda Bayu: Teknik Pengolahan Tenaga dalam Seni Pertunjukan Bali. Kreativitas Seni, Gianyar.

Dibia, I Wayan. 2020. Panca Shtiti Ngawi Sani Metodelogi Penciptaan Seni. LP2MPP Institut Seni Indonesia, Denpasar.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020, Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka,Dikti.Kemendikbud.

Djelantik, A.A.M. 1999. Estetika : Sebuah Pengantar. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia, Bandung.

Hadi, Sumandiyo. 2003. ASPEK – ASPEK DASAR KOREOGRAFI KELOMPOK. Lembaga kajian Pendidikan dan humaniora Indonesia, Jogjakarta.

Harymawan, R.1988. Dramaturgi. Bandung: Rosdakarya Herawati, Andiyanto. 2009. The Make Over. Jakarta: Gramedia.

Jazuli, M. 2016. Peta Dunia Seni Tari. Sukoharjo: CV. Farishma Indonesia. Kajian Pendidikan Dan Humaniora Indonesia, Yogyakarta.

Karsiwan. Kejayaan Lada Hingga Praktek Perburuhan di Lampung Abad XVIXX. Direktorat Sejarah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jakarta, 2019.

Leitermann, G. (2017). Theater Planning. In G. Leitermann (Ed.), Theater Planning (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315713069

Martono, Hendro. (2010). Mengenal tata cahaya seni pertunjukan. Yogyakarta: Multi Grafindo.

Ruastiti, Ni Made, dkk. (2018). DAVEDAN SHOW DI AMPHI THEATER NUSA DUA BALI. MUDRA Jurnal Seni Budaya Institut Seni Indonesia Denpasar

Saputra, I Putu B.B.G. (2020). “DEVDAN SHOW” Dalam perspektif SeniPertunjukan Pariwisata. Artikel Cultoure

Sari, Dewa Ayu Putu Leliana. 2021. Pentingnya Pengetahuan Desain Busana Bagi Profesi di Dunia Fashion: Ekspektasi vs Realita Desain. isi-dps.ac.id

Soedarsono. 1977. Tari-Tarian Indonesia I. Jakarta : Proyek pengembangan Media kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Soedarsono. 1978. Pengantar dan Pengetahuan Komposisi Tari. Yogyakarta: Akademi Seni Tari Indonesia.

Suardana, Gede. 2018. Analisis Komodifikasi Seni Pertunjukan Pariwisata Bali Agung- The Legend of Balinese Goddesses. e-perpus.unud.ac.id

Sudarsono, Hamim, dkk. 2019. REVITALISASI LADA LAMPUNG SEBAGAI KOMODITAS WARISAN. AURA CV. Anugrah Utama Raharja, Bandar Lampung

Additional Files

Published

2024-06-29

How to Cite

Yoga, Ni Made Galuh Citra, I Ketut Sutapa, and Suminto Suminto. “Quot”;. Jurnal Igel : Journal Of Dance 4, no. 1 (June 29, 2024): 55–66. Accessed February 26, 2025. https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/igel/article/view/3241.

Most read articles by the same author(s)