Tari Kreasi Natyaning Kawangen
DOI:
https://doi.org/10.59997/jijod.v4i1.3281Keywords:
Tari Kreasi, Natyaning Kawangen, Sarana PersembahyanganAbstract
TARI KREASI NATYANING KAWANGEN
Oleh : Kadek Sindi NIM. 202001031
Tari Kreasi Natyaning Kawangen adalah tari kreasi baru yang menceritakan tentang wujud dari salah satu sarana persembahyangan yaitu Kawangen yang merupakan salah satu wujud nyata (pengamalan) sujud bakti yang ditujukan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Alasan pencipta mengangkat tema ini karena pencipta ingin menampilkan keagungan atau keindahan Kawangen yang diwujudkan oleh seorang wanita karena memiliki penampilan yang indah. Pada proses penciptaannya, pencipta bekerjasama dengan Sanggar Warini dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan mengambil program Studi/Projek Independen. Penciptaan Tari Kreasi Natyaning Kawangen menggunakan metode penciptaan Angripta Sasolahan (menciptakan tari-tarian) oleh I Kt. Suteja dalam buku Catur Asrama Pendakian Spiritual Masyarakat Bali Dalam Sebuah Karya Tari. Di dalam buku tersebut dijelaskan lima tahapan penciptaan yaitu ngerencana, nuasen, makalin, nelesin, dan ngebah. Tari Kreasi Natyaning Kawangen merupakan tari kreasi yang dibawakan secara kelompok yang ditarikan oleh 6 orang penari wanitadengan struktur tarinya yaitu pepeson, pengawak, pengecet, pekaad yang berdurasi 12.16 menit. Pencipta berharap nilai-nilai yang terkandung dalam karya ini dapat menampilan keagungan dan keindahan Kawangen.
Kata Kunci: Tari Kreasi, Natyaning Kawangen, Sarana Persembahyangan
References
DAFTAR RUJUKAN
Arwati, Ni Made. (1992). Kewangen. Denpasar: PT Upada Sastra
Dwija, I Wayan. (2016). Metodologi Dunia Pendidikan. Amlapura: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Agama Hindu.
Margono, S. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta
Pidarta, I Made. (2005). Esensi Agama Hindu. Unesa University Press.
Raras, Niken. (2011). Kewangen Mengingat-mengucapkan dan mengharumkan Nama-nya. Surabaya: Paramita
Soedarsono. (1974). Seni Pertunjukan. Yogyakarta: Konservatori Tari Indonesia
Subagyo, P.J. (2004). Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudharta, Tjokorda rai, dkk. (2005). Arti dan Fungsi Sarana Upakara. Denpasar: Parisadha Hindu Dharma Indonesia.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 kadek Sindi, Ida Ayu Wimba Ruspawati, Anak Agung Ketut Oka Adnyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Volume 2 Nomor 1, Juni 2022