Penciptaan Tari Maskot Manyigirang Di Desa Jinengdalem, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

Authors

  • Luh Silvi Apriliani Institut Seni Indonesia Bali
  • I Gede Oka Surya Negara Institut Seni Indonesia Bali
  • I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra Institut Seni Indonesia Bali

DOI:

https://doi.org/10.59997/jijod.v6i1.6511

Abstract

Penciptaan Tari Maskot Manyigirang di Desa Jinengdalem sebagai luaran hasil kuliah kerja nyata tematik (KKNT). Karya ini dilatarbelakangi oleh kehidupan masyarakat agraris Desa Jinengdalem yang masih kuat mempertahankan tradisi manyi (panen padi) sebagai simbol kerja, kebersamaan, dan rasa syukur. Tujuan penciptaan tari ini adalah menghadirkan sebuah tari maskot yang mampu merepresentasikan identitas budaya desa serta menumbuhkan rasa kebanggaan masyarakat terhadap kearifan lokal yang dimiliki. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode angripte sesolahan, diantaranya tahap ngarancana, nuasen, makalin, nelesin, dan ngebah. Hasil penciptaan berupa Tari Maskot Manyigirang, yaitu karya tari kreasi berbasis tradisi Bali yang menampilkan karakter ceria, energik, dan komunikatif melalui gerak-gerak yang terinspirasi dari aktivitas pertanian namun diolah menjadi bentuk tarian yang indah dan artistik. Karya ini diharapkan dapat berfungsi sebagai simbol identitas Desa Jinengdalem serta menjadi media pendukung kegiatan budaya dan promosi desa.

Additional Files

Published

2026-06-24