Api Takep Sebuah Karya Tari Yang Berangkat Dari Ritual Siat Api Di Desa Lodtunduh Ubud Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.59997/jijod.v6i1.6547Abstract
Karya tari Api Takep merupakan karya penciptaan yang terinspirasi dari ritual Siat Api di Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar. Ritual ini mengandung nilai keberanian, kebersamaan, dan energi kolektif masyarakat yang kemudian ditafsirkan ulang ke dalam bentuk karya tari. Penciptaan Api Takep tidak bermaksud merekonstruksi ritual secara langsung, melainkan mengolah makna, simbol, dan pengalaman tubuh masyarakat ke dalam bahasa koreografi. Proses penciptaan karya ini menggunakan metode Panca Sthiti Ngawi Sani yang meliputi tahap ngawirasa, ngawacak, ngarencana, ngawangun, dan ngebah. Gerak tari dikembangkan melalui eksplorasi laku masyarakat dalam Siat Api, seperti mengayun, menyapu, dan melempar sabut kelapa. Karya ini dibawakan oleh tujuh penari putra dengan penggunaan properti sabut kelapa sebagai elemen simbolik utama, serta disusun dalam empat bagian dengan durasi kurang lebih 12 menit. Melalui Api Takep, diharapkan tercipta dialog antara tradisi ritual dan penciptaan tari kontemporer, serta kontribusi terhadap pengembangan seni pertunjukan Bali berbasis nilai budaya.
Kata kunci: Api Takep, Siat Api, penciptaan tari
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Igel : Journal Of Dance

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Volume 2 Nomor 1, Juni 2022