Tari Aku Kumara, Sebuah Refleksi Diri Peduli Anak

Penulis

  • I Nyoman Kharisma Aditya Hartana
  • I Wayan Budiarsa
  • I Ketut Sutapa

Abstrak

Penciptaan karya tari Aku Kumara ini berawal dari membaca sebuah sastra yaitu Anoman Seri Cerita Anak dan
Remaja, tepatnya cerita masa kecil Anoman ketika memakan matahari. Hal tersebut membuat penata ingin menciptakan
sebuah karya tari kontemporer berbentuk kelompok besar dengan menginterpretasikan ke-Aku-an (keegoisan) anakanak dengan rasa ingin tahu untuk berusaha meraih cahaya yang diibaratkan matahari. Tari ini menggunakan beberapa
sumber informasi yaitu sumber tertulis, diskografi, filmografi, wawancara, dan pengamatan langsung. Teori-teori yang
digunakan yaitu teori imajinasi dan estetika. Terkait teori penciptaan yaitu menggunakan teori oleh Alma M. Hawkins
terdiri dari tahap penjajagan, percobaan, dan pembentukan.
Aku Kumara adalah sebuah karya tari kontemporer berbentuk kelompok besar dengan delapan penari putra
yang menginterpretasikan tingkah laku anak-anak dengan rasa ingin tahu serta tekad kuatnya untuk berusaha meraih
cahaya. Struktur tarinya terdiri dari bagian awal, isi, dan akhir dengan geraknya pendekatan pada anak-anak dan
mendapatkan inspirasi dari pakem tari Bali yang telah dieksplorasi kembali menjadi wujud baru. Karya tari ini diiringi
dengan aplikasi software FL Studio 2020 bernuansa Bali-Modern. Tata rias yang digunakan adalah tata rias jenis
teatrikal yang difantasikan dan disesuaikan dengan karakter anak-anak dengan tata busana berupa busana casual dengan
konsep celana kodok dan baju kaos berwarna hijau stabilo. Karya tari Aku Kumara dipentaskan dalam konsep panggung
proscenium di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar.
Kata Kunci: Aku Kumara, anak-anak, kontemporer, penciptaan.

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2021-11-04

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama