SPIRIT RINDI

Penulis

  • I Kadek Oka Mahendra
  • I.A.Wimba Ruspawati
  • A.A.Ayu Mayun Artati

Abstrak

Tari Spirit Rindi adalah tari legong dalam bentuk kreasi baru yang ditarikan oleh enam penari laki – laki yang
terinspirasi dari semangat I Wayan Rindi dalam menarikan tari legong yang berperan sebagai tokoh condong. I Wayan
Rindi berasal dari Banjar Lebah, Kelurahan Sumerta, Kota Denpasar. I Wayan Rindi merupakan penari legong yang
melakoni karakter condong, selain itu beliau juga sebagai guru yang hebat dan mendidik murid – muridnya dengan sangat
baik hingga menjadi seorang penari yang handal. Tujuan dari tari Spirit Rindi ialah untuk memperkenalkan gaya tari
condong I Wayan Rindi ke masyarakat umum dan melestarikan kesenian klasik khususnya tari legong.
Karya tari Spirit Rindi diciptakan melalui metode penciptaan dari Alma. M. Hawkins dengan judul buku Creating
Through Dance yang diterjemahkan oleh Y. Sumandiyo Hadi berjudul Mencipta Lewat Tari. Dalam metode ini terdiri
dari tiga tahap yaitu, tahap penjajagan (exploration), tahap percobaan (improvotation), tahap pembentukan (forming).
Selain menggunakan metode juga menggunakan teori penciptaan antara lain, teori estetika, teori tranformasi, dan teori
motivasi.
Tari Spirit Rindi dibagi menjadi lima struktur garapan yaitu, pepeson, pengawak, pengecet, pengetog, pekaad.
Tari Spirit Rindi diiringi dengan gamelan palegongan. Kostum yang digunakan berwarna merah dan coklat, merah berarti
kekuatan semangat dan coklat sebagai warna pemanis.
Kata Kunci : legong, tari kreasi, Spirit Rindi

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2021-11-04

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama