Retina Jurnal Fotografi https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina <p><a><strong>Retina Jurnal Fotografi (RJF),</strong></a><br />adalah media publikasi ilmiah yang dikelola <strong>Program Studi Fotografi</strong>, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar.<br />Topik publikasi <a><strong>Retina J. Fot</strong></a> terfokus pada bidang <strong>Fotografi,</strong> dengan ruang lingkup kajian maupun penciptaan mulai dari : Fotografi<strong> Seni, </strong>Fotografi<strong> Dokumenter</strong>, Foto<strong> Jurnalistik</strong>, Foto<strong> Studio</strong>, Foto<strong> Komersial, Kamar Gelap, Olah Digital, Multimedia, </strong>perkembangan<strong> Teknologi Fotografi dan Media Kreatif</strong>, serta topik lainnya yang masih relevan.<br />Artikel yang kami terbitkan akan dapat diakses dan dibaca luas oleh banyak peminat dari seluruh Indonesia dan seluruh dunia karena ditampilkan melalui basis publikasi online terkini.<br /><a><strong>Komitmen Terhadap Kualitas.</strong></a><br /><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2798-4729" target="_blank" rel="noopener"><strong>ISSN : 2798-4729 </strong>(media online)</a><em>. Double-blind peer review</em>. Akses terbuka langsung. Penulis mempertahankan hak cipta. Tidak ada biaya penulis. Terbit dua kali setahun (<strong>Maret</strong> dan <strong>September</strong>).</p> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?view_op=list_works&amp;hl=en&amp;user=284qMuoAAAAJ" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://jurnal2.isi-dps.ac.id/public/site/images/retina/scholarl11.png" alt="" width="40" height="15" /></a></p> <p> </p> id-ID <p>Artikel yang diterbitkan oleh <span class="" lang="id"><span title="ISSN : 2798-4729 (media online)"><span class="VIiyi" lang="id"><span class="JLqJ4b" data-language-for-alternatives="id" data-language-to-translate-into="en" data-phrase-index="0"><strong>Retina Jurnal Fotografi (RJF),</strong></span></span></span></span> disebarluaskan di bawah <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" rel="license">Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional</a>,<br />yang</p> <ul> <li class="license share"><strong>Berbagi</strong> — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;</li> <li class="license remix"><strong>Adaptasi</strong> — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun.</li> </ul> <p>Berdasar Ketentuan Berikut :</p> <ul class="license-properties col-md-offset-2 col-md-8" dir="ltr"> <li class="license by"> <p><strong>Atribusi</strong> — Anda harus mencantumkan <a id="appropriate_credit_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/deed.id#" data-original-title="">nama yang sesuai</a>, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan <a id="indicate_changes_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/deed.id#" data-original-title="">menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan</a>. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.<span id="by-more-container"></span></p> </li> <li class="license nc"> <p><strong>NonKomersial</strong> — Anda tidak dapat menggunakan materi ini untuk <a id="commercial_purposes_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/deed.id#" data-original-title="">kepentingan komersial</a>.</p> </li> <li class="license sa"> <p><strong>BerbagiSerupa</strong> — Apabila Anda menggubah, mengubah, atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah <a id="same_license_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/deed.id#" data-original-title="">lisensi yang sama</a> dengan materi asli.</p> </li> </ul> jurnalretina@gmail.com (I Made Bayu Pramana) puspawatinindhia@isi-dps.ac.id (Cokorda Istri Puspawati Nindhia) Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Reka Jana Di Yayasan Janahita Mandala Ubud Dalam Fotografi Dokumenter https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1427 <p>Reka Jana merupakan salah satu program kegiatan di Yayasan Janahita Mandala Ubud, yang berfokus untuk menanamkan kesenian dan kebudayaan lokal Membaca dan Menulis Aksara Bali serta belajar Bahasa Bali untuk anak – anak sejak usia dini. Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang, menyebabkan keberadaan seni dan budaya lokal mengalami pergeseran salah satu contohnya kebanyakan anak – anak mulai mengikuti cara berpakaian dan bahasa budaya barat. Oleh karena itu, program Reka Jana diharapkan dapat menanamkan kembali kesenian dan kebudayaan lokal setempat kepada anak – anak melalui kegiatan membaca dan menulis Aksara Bali yang diperuntukkan untuk anak – anak usia 5 – remaja smp, serta pementasan Tari Dolana Anak yang berisi pembelajaran mengenai penggunaan Bahasa Bali yang diperuntukan untuk anak usia 5 – 8 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperkenalkan, memberikan wawasan, membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap seni dan budaya Bali, serta untuk menambah wawasan bagi penulis. Sedangkan manfaatnya dapat meningkatkan, pengetahuan, wawasan seni dan budaya, serta dapat menarik minat generasi muda dan masyarakat untuk melestarikan seni dan budaya Bali. Dalam penelitian ini digunakan metode observasi, studi pustaka/wawancara, pemotretan, finising, dengan menghasilkan beberapa karya fotografi dokumenter. Sedangkan untuk menganalisis karya penulis menggunakan Teori Edfat, serta Estetika, dalam tatanan idesional dan teknikal.</p> Dewa Putu Gede Suryantara, I Made Saryana, Anis Raharjo Hak Cipta (c) 2022 Dewa Putu Gede Suryantara, I Made Saryana, Anis Raharjo https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1427 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Di Balik Keterbatasan Para Penyandang Disabilitas Bali Dalam Fotografi Essay https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1223 <p>Di Bali sendiri sudah terdapat Yayasan khusus untuk orang orang dengan keterbatasan fisik atau penyandang disabilitas. Salah satunya adalah Yayasan Bunga Bali yang merawat penyandang disabilitas seperti tuna daksa, tuna rungu, dan tuna wicara. Disabilitas yang sudah sembuh dan mempunyai keluarga dapat kembali pulang ke rumahnya. Dengan sembuhnya kondisi mental maupun fisik dapat membuat mereka memiliki sebuah kelebihan. Sebab mereka tidak bisa terus menerus bertumpu pada keluarga mereka yang entah kapan bisa menemani dan merawat mereka. Ada beberapa penyandang disabilitas yang sudah keluar dari Yayasan dan mencari pekerjaannya dengan mandiri, ini merupakan hal yang positif dan dapatt digunakan sebagai contoh untuk para penyandang disabilitas lainnya agar bisa menjadi seperti mereka. Dari permasalahan tersebut memberikan inspirasi penulis sebagai ide dalam pembuatan karya foto yang dituangkan kedalam fotografi essay dengan teknik kolase dan foto hitam putih. Tujuan dari penelitian terfokus pada bagaimana penyandang disabilitas aktif dapat memeberikan semangat dan motivasi bagi disabilitas lainnya. Metode pelaksanaan yang digunakan bersumber dari data yang didapat dari wawancara, obervasi, dan analisis data. Hasil dari penelitan ini adalah 8 karya foto essay mengenai disabilias akif dari beberapa kabupaten yang ada di Bali. Karya foto yang telah dibuat diharapkan bisa memberikan gambaran kepada disabilitas lainnya serta masyrakat tentang bagaimana para disabilitas dengan keterbatasan yang mereka miliki bisa hidup mandiri dari usaha dan hasil kerja kerasnya.</p> I Made Dwi Saputra Arimbawa, I Made Saryana, Putu Agus Bratayadnya Hak Cipta (c) 2022 I Made Dwi Saputra Arimbawa, I Made Saryana, Putu Agus Bratayadnya https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1223 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Pemotretan Mobil Porsche 356 Coupe Di Tuksedo Studio https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1289 <p>Mobil <em>Porsche</em> 356&nbsp; adalah mobil dua pintu , mesin berpenggerak dibagian belakang. Mobil ini tersedia dalam versi <em>hardtop coupe</em>&nbsp; dan <em>convertible .</em>Inovasi teknik terus berlanjut selama bertahun-tahun produksinya, dimana <em>Porsche</em> 356 merupakan kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan jerman sejak tahun 1948 hingga 1965 untuk pasaran global, mobil ini dirakit di <em>Stuttgart</em>, Jerman berkontribusi pada kesuksesan dan popularitas mobil <em>sport</em> ikonik ini Meski <em>Porsche</em> 356 kini sudah tidak diproduksi lagi, namun hingga saat ini masih banyak diminati oleh para kolektor mobil dunia. Ada juga perusahaan yang punya ide untuk bisa mereproduksi mobil klasik tersebut, salah satunya PT.Tuksedo Studio. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara kerja dan interaksi di Tuksedo Studio melalui program MBKM, untuk mengetahui proses pemotretan mobil <em>Porsche</em> 356 <em>Coupe </em>menerapkan teknik dan komposisi di Tuksedo studio.Manfaat dari penelitian ini adalah bagi mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengetahuan secara teoritis praktisi. Bagi lembaga ISI Denpasar dapat menambah referensi serta bagi masyarakat menambah informasi tentang pemotretan mobil <em>Porsche</em> 356 <em>Coupe </em>di Tuksedo Studio. Metode yang digunakan adalah observasi, studi pustaka, wawancara.Penelitian ini menghasilkan 15 karya fotografi. Adapun teknik yang digunakan oleh penulis dalam penciptaan karya Mobil <em>Porsche 356 Coupe</em> ini adalah&nbsp; <em>eye level,</em><em>high angle</em>, <em>low angle</em> serta close up untuk detailnya dan permainan komposisi&nbsp; saat pemotretan untuk&nbsp; menghasilkan foto yang terlihat menarik. Proses pemotretan diawali <em>set up</em> &nbsp;tempat, menyiapkan lampu, mengatur posisi mobil, dan proses tahap pemotretan .</p> Dewa Gede Ardawa Putra Wicaksana, I Wayan Mudra, I Made Saryana Hak Cipta (c) 2022 Dewa Gede Ardawa Putra Wicaksana, I Wayan Mudra, I Made Saryana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1289 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Visualisasi Proses Pembuatan Mobil Mercedez-Benz 300SL Gullwing di Tuksedo Studio Dalam Fotografi Dokumenter https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1239 <p>Proses pembuatan mobil klasik tentunya merupakan suatu kegiatan yang jarang dijumpai oleh masyarakat umum dan sangat menarik untuk di dokumentasikan baik itu untuk kepentingan perusahaan maupun di publikasikan untuk kalangan masyarakat umum. Proses pembuatan mobil yang dibuat secara manual sehingga memakan waktu yang cukup panjang serta dan serta melalui tahapan-tahapan yang cukup menarik, sehingga perlu di abadikan secara lebih detail. Untuk memvisualisasikan proses pembuatan mobil Mercedes Benz 300 SL Gullwing dalam fotografi dokumenter di Tuksedo Studio menjadi karya yang unik dan meraik. Pembuatan Mobil Mercedes Benz 300 SL Gullwing di Tuksedo Studio menjadi wadah dan referensi untuk menuangkan ide dalam membuat foto dokumenter.</p> <p>Dalam mencipta karya fotografi dokumenter ini menerapkan metode EDFAT. Tujuan penerapan EDFAT ialah menggambarkan aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pemotretan guna mendapatkan foto-foto yang komprehensif, variatif, baik dari sisi fotografis maupun dari segi pemaparan kejadian atau peristiwa. Juga dengan melalui beberapa tahapan proses kreatif yaitu eksplorasi, eksperimentasi, dan perwujudan.</p> <p>Metode dan tahapan tersebut di lalui guna mendapatkan karya visual yang sesuai dengan keinginan, tahapan proses penciptaan yang telah dilalui, pada akhirnya dapat memberikan penyampaian&nbsp; bagaimana cara memvisualkan proses pembuatan mobil Mercedes Benz 300SL Gullwing dalam fotografi dokumenter.</p> I Kadek Budi Antara, I Wayan Mudana, I Made Saryana Hak Cipta (c) 2022 I Kadek Budi Antara, I Wayan Mudana, I Made Saryana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1239 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Proses Penulisan Lontar Tutur Aji Saraswati Karya Ida Bagus Oka Manobhawa Dalam Fotografi Story https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1317 <p>Saat teknologi semakin canggih dan informasi sudah sangat mudah didapatkan salah satunya <em>e-book</em> melalui internet. Penulisan menggunakan lontar yang telah diwariskan mulai tertinggal digantikan oleh buku dan <em>e-book</em>. Sehubungan dengan praktik kerja program kegiatan MBKM di tempat magang Yayasan Janahita Mandala Ubud. Penulis mendokumentasikan foto program kegiatan yaitu <em>Sarasastra</em> dan konservasi naskah lontar. Dalam melakukan kegiatan tersebut penulis menyadari kekurangan daya minat dan informasi dari masyarakat mengenai naskah lontar sehingga kurangnya minat untuk melestarikan warisan budaya leluhur. Oleh karena itu, penulis membuat karya fotografi <em>story</em> yang berjudul “Proses Penulisan Lontar Tutur Aji Saraswati Karya Ida Bagus Oka Manobhawa Dalam Fotografi <em>Story</em>” yang mengilustrasikan tentang proses penulisan naskah lontar dari awal hingga selesai. Dalam pemotretan diawali dengan foto rumah <em>pengawi</em>, proses penulisan lontar, dan yang terakhir hasil jadi naskah lontar. Penulis melakukan studi pustaka melalui buku, jurnal, dan <em>website</em> serta melakukan observasi mengenai penulisan naskah lontar dan melakukan wawancara secara langsung. Penulis juga menggunakan teori EDFAT dan teori estetika dalam proses penciptaan karya foto. Dalam proses pemotretan penulis menerapkan beberapa teknik fotografi salah satunya yaitu teknik <em>motion</em> <em>blur</em>, dan pencahayaan melalui cahaya matahari dan <em>flash</em> eksternal. Diharapkan hasil foto penelitian dapat dilihat oleh masyarakat untuk ikut tertarik berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya, sehingga tidak hilang seiring berjalannya waktu dalam perkembangan teknologi dan informasi yang cepat.</p> I Kadek Dwiki Krishna Permana, Anis Raharjo, I Made Bayu Pramana Hak Cipta (c) 2022 I Kadek Dwiki Krishna Permana, Anis Raharjo, I Made Bayu Pramana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1317 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Visualisasi Buruh Bangunan Dalam Karya Fotografi Ekspresi https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1293 <p>studi/proyek independen yang berjudul visualisasi buruh bangunan dalam karya fotografi ekspresi. Penulis menyadari bahwa stigma&nbsp; buruh bangunan masih sangat melekat dimasyarakat, hal tersebut membuat penulis ingin mengangkat buruh bangunan sebagai visualisasi buruh bangunan dalam fotografi ekspresi. Penciptaan karya tersebut bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa terhadap fotografi ekspresi. Hal tersebut bermanfaat untuk mengembangkan kreatifitas serta ketrampilan dalam penyajian karya fotografi ekspresi.</p> <p>fotografi ekspresi adalah sebuah karya fotografi yang terkonsep dengan objek yang terpilih serta yang diproses dan dihadirkan bagi kepentingan si pemotretnya dengan luapan ekspresi artistik dirinya, maka karya tersebut bisa menjadi sebuah karya fotografi ekspresi. Dalam hal ini karya fotografi tersebut dimaknai sebagai suatu medium ekspresi yang menampilkan jati diri si pemotretnya dalam proses penciptaan karya fotografi seni. Karya fotografi yang diciptakannya lebih merupakan karya seni murni fotografi (<em>fine art photography</em>) karena bentuk penampilannya yang menitik beratkan pada nilai ekspresif-estetis seni itu sendiri. (Soedjono,2006)</p> <p>Dalam melakukan penciptaan karya fotografi tersebut penulis ingin mengubah pandangan masyarakat tentang buruh bangunan dan juga mengubah stigma yang ada di masyarakat, sehingga buruh bangunan bisa lebih dihargai dan diapresiasi dalam bentuk apapun. Kenapa penulis memilih fotografi ekspresi dengan menggunakan teknik kolase, dikarenakan penulis ingin bereksperimen dalam bentuk dan objek- objek lain serta penulis juga ingin mengembangkan diri sebagai pengiat seni dalam bidang fotografi dengan tujuan mencari jati diri. Penulis menginginkan karya yang dibuat ini kedepannya dapat digunakan untuk menjadi ajaran serta dapat menginspirasi masyarakat dalam penciptaan karya fotografi ekspresi.</p> Rahmat Putra Giantoro, Anis Raharjo, I Made Bayu Pramana Hak Cipta (c) 2022 Rahmat Putra Giantoro, Anis Raharjo, I Made Bayu Pramana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1293 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Makanan Dimsum Dalam Karya Food Photography https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1299 <p>Dimsum awalnya adalah camilan atau kudapan penduduk Tiongkok di wilayah selatan, termasuk Hong Kong yang banyak dihuni oleh orang-orang Kanton, karena inilah, orang Kanton disebut sebagai pencipta dimsum. Melalui fotografi didasarkan pada penelitian ini penulis ingin untuk menambah wawasan serta pengetahuan masyarakat apa itu makanan dimsum serta mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai karya foto yang terinspirasi dari makanan dimsum. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan focus penelitian pada makanan dimsum yang proses pembuatan karyanya diabadikan melalui food photography. Adapun pelaksanaanya dilakukan dengan menggali data, analisis data dan penyajian hasil analisis data. Proses penggalian data dapat ditempuh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menghasilkan suatu karya melalui visualisasi gambar dari makanan dimsum menjadi suatu karya foto dengan nuansa modern. Melalui penelitian ini pembaca ataupun masyarakat luas dapat menemukan suatu opsi dalam menyebarluaskan cara promosi dari makanan dimsum.</p> I Dewa Gede Mahadita Sudaya, Amoga Lelo Octaviano, Anis Raharjo Hak Cipta (c) 2022 I Dewa Gede Mahadita Sudaya, Amoga Lelo Octaviano, Anis Raharjo https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1299 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Visualisasi Perempuan Korban Kekerasan Dalam Fotografi Ekspresi https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1304 <p><a name="_Toc94865569"></a>Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi fenomena global yang terus terjadi. Bentuk kekerasan yang terjadi meliputi kekerasan fisik, seksual dan verbal yang berdampak buruk bagi korbannya.Melihat fenomena tersebut, Yayasan Janahita Mandala Ubud membentuk sebuah program bernama <em>Wadhu Wakya </em>yang merupakan upaya untuk mengangkat isu-isu kewanitaan dan membuat sebuah pusaran gender bahwa wanita memiliki peranan yang luas. Dari permasalahan tersebut, memberikan inspirasi penulis untuk memvisualisasikan kekerasan terhadap perempuan kedalam karya fotografi ekspresi yang bertujuan sebagai sarana untuk menambah wawasan masyarakat mengenai isu kekerasan terhadap perempuan dan meningkatkan kesadaran berperilaku untuk tidak melakukan tindakan tersebut. Kajian sumber yang digunakan dalam penciptaan ini yaitu beberapa buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan visualisasi fotografi ekspresi. Metode pelaksanaan yang digunakan berupa metode observasi non partisipan dan metode wawancara. Hasil karya foto yang telah dibuat diharapkan mampu membantu menginformasikan tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan serta dampak yang ditimbulkan dan dialami oleh korban kekerasan, meningkatkan rasa simpati dan ikut gencar mengampanyekan gerakan anti kekerasan berdasarkan gender.</p> <p>Kata Kunci : Visualisasi, Kekerasan, Perempuan, Fotografi Ekspresi</p> I Putu Angga Mertha Pratama, I Made Bayu Pramana, Cokorda Istri Puspawati Nindhia Hak Cipta (c) 2022 I Putu Angga Mertha Pratama, I Made Bayu Pramana, Cokorda Istri Puspawati Nindhia https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1304 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Visualisasi Produk Kosmetik Dalam Fotografi Komersial https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1277 <p>Penulis memvisualkan produk kosmetik kedalam foto komersial. Foto komersial merupakan foto yang memiliki nilai jual dan fotografi komersial dibuat sesuai dengan tujuan komersial misalnya untuk iklan dari sebuah produk, untuk poster, atau yang lainnya. Pada bagian ini penulis menjabarkan cara yang ditempuh untuk menghasilkan sebuah ciptaan seni fotografi. Konsep yang diangkat oleh penulis menyusung tema Natural Kreatif yang dimana memanfaatkan ide kreatif dari penulis agar dapat menghasilkan foto yang menarik dengan memanfaatkan konsep natural melalui cahaya, warna, dan teknik pengambilan setiap foto. Pada karya ini terdapat beberapa penerapan konsep, aksesoris dan pencahayaan yang terbentuk oleh metode yang digunakan penulis, beberapa contohnya seperti metode eksplorasi, eksperimentasi, pembentukan karya hingga <em>finishing. </em>Penulis memanfaatkan eksplorasi melalui sumber – sumber yang berguna untuk dapat mencari dan memperluas konsep. Eksperimentasi menjadikan sumber dari eksplorasi dapat di praktikkan melalui bahan – bahan yang digunakan penulis sehingga dapat dilanjutkan ke tahap pembentukan karya. Tahap pembentukan karya penulis mencoba untuk menerapkan yang terlebih dahulu sudah dikonsepkan melalui eksplorasi dan eksperimentasi. Serta tahap <em>finishing</em> penulis mencoba untuk memilah karya yang sudah di bentuk melalui metode sebelumnya dan menentukan beberapa foto terbaik yang selanjutnya akan memasuki tahap penyuntingan atau editing. Karya yang diangkat oleh penulis merupakan atas pengalaman dan bimbingan selama menempuh Studi/Proyek Independen di SP Digital Marketing <em>Agency</em>. Penulis menginginkan karya yang dibuat ini kedepannya dapat digunakan untuk menjadi ajaran serta memenuhi kebutuhan promosi suatu produk untuk mempromosikan produk produsen yang membuat ketertarikan konsumen untuk membeli produk tersebut. </p> Eric Adam Brahmandita, Cokorda Istri Puspawati Nindhia, I Made Bayu Pramana Hak Cipta (c) 2022 Eric Adam Brahmandita, Cokorda Istri Puspawati Nindhia, I Made Bayu Pramana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1277 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Kegiatan Sarasastra dalam Fotografi Dokumenter https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1248 <p>Yayasan Janahita Mandala Ubud didirikan oleh Bapak Drs. Tjokorda Gde Putra Sukawati dan Bapak Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si pada penghujung tahun 2020. Dalam usaha melestarikan, memajukan serta menguatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang bernafaskan Kebudayaan Bali. Kegiatan <em>Sarasastra</em> dalam Fotografi Dokumenter memuat tentang dokumentasi dalam rangkaian kegiatan Acara <em>Sarasastra</em> Tahun 2021 dalam melakukan dokumentasi pembuatan foto menerapkan teknik – teknik dalam fotografi. Dokumentasi kegiatan Acara <em>Sarasastra</em> Tahun 2021 untuk mempelajari lebih lanjut tentang <em>Sarasastra</em> dalam upaya mengemas Program ini kedalam bidang Fotografi, sehingga dapat dinikmati atau dilihat secara visual tanpa merekayasa kejadian agar masyarakat tetap dapat menikmati keaslian dari tiap proses rangkaian acara <em>Sarasastra</em>. Pengumpulan data dengan melakukan metode wawancara dan observasi langusng yang berkaitan dengan <em>Sarasastra</em> Tahun 2021 agar memperoleh data yag relevan. Proses memvisualisasikan kegiatan <em>Sarasastra</em> ke dalam fotografi dokumenter dengan melakukan pendokumentasian setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung selama acara dengan menerapkan teknik fotografi agar foto yang dihasilkan terlihat menarik dan infprmatif kepada masyarakat.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci : Yayasan Janahita Mandala Ubud, <em>Sarasastra</em>, teknik fotografi, fotografi dokumenter, dokumentasi</p> Komang Diandika Darma Wiragasandhi, Cokorda Istri Puspawati Nindhia, Ida Bagus Candrayana Hak Cipta (c) 2022 Komang Diandika Darma Wiragasandhi, Cokorda Istri Puspawati Nindhia, Ida Bagus Candrayana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1248 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Aktivitas Buruh Perempuan Di Pasar Badung Dalam Fotografi Dokumenter https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1253 <p>Aktivitas Buruh Perempuan di Pasar Badung dalam Fotografi Dokumenter merupakan tugas akhir karya yang menampilkan aktivitas yang dilakukan buruh perempuan dan ekspresi yang terlihat dari seorang buruh perempuan mengangkat barang belanjaan orang lain yang biasanya dilakukan oleh seorang laki – laki, namun di pasar badung seorang perempuan yang mengangkat barang belanjaannya yang nantinya akan mendapat upah. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk memberikan gambaran visual tentang aktivitas buruh perempuan berdasarkan keunikan dan ciri khas dari masing-masing buruh perempuan.</p> <p>Metode yang digunakan dalam penciptaan karya yaitu ide/gagasan, penggalian data, analisis data, dan penyajian analisis data. Dalam proses pengumpulan data ada beberapa tahapan dalam penciptaan karya yaitu observasi, eksplorasi, dan ekperimen yang dilakukandengan cara datang langsung ke pasar Badung, proses tersebut dilakukan berdasarkan langkah yang telah disusun pada metode penciptaan agar hasil yang didapat sesuai apa yang diinginkan.</p> <p>Hasil dari penciptaan karya ini adalah mampu menggambarkan aktivitas yang dilakukan buruh perempuan di Pasar Badung pada setiap fotonya sehingga dapat memberikan informasi secara mendalam. Setiap foto mempresentasikan seorang ekspresi buruh perempuan yang sedang mengangkat barang belanjaan orang lain, transaksi yang dilakukan, menawarkan sebuah jasa angkut barang dan aktivitas yang dilakukan oleh buruh perempuan di pasar badung.</p> <p>&nbsp;</p> Febrian Putra, Ida Bagus Candrayana, Farhan Adityasmara Hak Cipta (c) 2022 Febrian Putra, Ida Bagus Candrayana, Farhan Adityasmara https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1253 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000 Konservasi Naskah Lontar Dalam Fotografi Story https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1305 <p>Dalam usaha melestarikan, memajukan serta menguatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang bernafaskan kebudayaan Bali, Yayasan Janahita Mandala Ubud berkomitmen menjalankan kegiatan dan aktivitas dibidang sosial, kemanusiaan, keagamaan, pendidikan dan kebudayaan. Salah satu segmen kegiatan dari Yayasan Janahita Mandala Ubud yaitu Sarasastra, sebuah acara rembug sastra yang dilaksanakan setiap satu bulan yang didalamnya termuat buku sarasastra, bincang buku, dan juga konservasi naskah lontar. Kegiatan konservasi lontar hampir rutin dilaksanakan sebulan sekali oleh Yayasan Janahita Mandala guna untuk melestarikan naskah-naskah lontar kuno warisan leluhur Bali. Masyarakat Bali pada umumnya menyimpan lontar-lontar mereka begitu saja tanpa karena ketidaktahuan mereka tentang tata cara perawatan naskah lontar yang benar. Dari permasalahan tersebut memberikan inspirasi penulis untuk membuat karya fotografi <em>story </em>tentang cara pelestarian naskah lontar melalui kegiatan konservasi. Kajian sumber yang digunakan dalam penciptaan karya ini yaitu berupa buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan kegiatan konservasi naskah lontar dan fotografi <em>story.</em> Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung di Yayasan Janahita Mandala Ubud. Hasil dari karya foto yang telah dibuat diharapkan bisa memberi gambaran dan informasi kepada masyarakat tentang cara merawat naskah lontar lewat kegiatan konservasi.</p> <p>Kata Kunci : Konservasi, Lontar, Fotografi Story</p> Kadek Agastia Dwi Paranatha, Putu Agus Bratayadnya, Amoga Lelo Octaviano Hak Cipta (c) 2022 Kadek Agastia Dwi Paranatha, Putu Agus Bratayadnya, Amoga Lelo Octaviano https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/retina/article/view/1305 Wed, 30 Mar 2022 00:00:00 +0000