- PENGEMBANGAN BATIK BOROBUDUR SEBAGAI CINDERAMATA WISATA
-
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v3i02.2738Kata Kunci:
Batik Borobudur, Candi Borobudur, Relief Karmawibhangga, OuterAbstrak
Candi Borobudur menjadi wisata andalan Kota Magelang sebagai bukti keagungan budaya nenek moyang zaman dahulu. Sebagai tempat wisata tidak lepas dari namanya Cinderamata, tetapi khas Borobudurnya belum diolah secara maksimal sebagai bentuk Cinderamata. Candi Borobudur dijadikan sebagai sumber inspirasi batik yaitu Batik Borobudur sebagai salah satu Cinderamata batik khas Kota Magelang. Perancangan ini mengembangan elemen visual Candi Borobudur dijadikan sebagai sumber ide kreatif motif batik denagn penambahan elemen-elemen visual Relief Karmawibhangga untuk pembuatan Cinderamata berupa produk yang diminati oleh wisatawan khusunya usia dewasa awal yaitu Outer. Metode penciptaan yang digunakan untuk membantu proses penciptaan karya meliputi 3 tahap yaitu tahap eksplorasi, tahap perancangan, dan tahap perwujudan. Pada metode perancangan dimulai dari analisis data, strategi pemecahan masalah, uji coba, dan gagasan awal perancangan. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat konsep dari observasi hingga realisasi karya. Perancangan menghasilkan produk Cinderamata sumber ide dari Candi Borobudur sebagai ikon Kota Magelang dengan penggambaran desain deformasi dekoratif. Perwujudan karyanya menggunakan teknik batik tulis dan pewarnaan remasol menggunakan teknik colet. Penerapan motif batik pada bentuk Outer sebagai pembaharuan bentuk produk Cinderamata yang sudah ada untuk memperkenalkan Batik Borobudur dan meningkatkan nilai jualnya.