Perancangan Motif Batik dengan Sumber Ide Pohon Keben melalui Teknik Batik Cap
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v2i01.831Kata Kunci:
Batik Cap, Batik Pesisir Cilacap, Pohon KebenAbstrak
Gayuh Murdianto. C0914018. 2021. Perancangan ini terinspirasi dari batik pesisir di Cilacap yang lebih sering disebut batik Maos. Memiliki paduan warna pedalaman dan pesisir karena daerah ini merupakan daerah pertemuan antara budaya Keraton Pedalaman dengan daerah Pesisir, sehingga memiliki warna gelap terang yang menarik. Umumnya bermotif tumbuhan dan hewan yang banyak ditemukan hidup didaerah tersebut. Salah tumbuhan yang ada adalah pohon keben yang konon selain tumbuh di pesisir juga tumbuh di lingkungan Keraton Yogyakarta. Hal tersebut menarik untuk diangkat menjadi proyek perancangan motif kedalam batik pesisir Cilacap melalui teknik batik cap.
Metode perancanganya menggunakan teori Collin Clipson yang proses kreatifitnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan mempertimbangkan beberapa aspek penting di antaranya aspek fungsi, estetika, bahan, proses. Tekniknya menggunakan teknik cap dengan tujuan bahwa produk yang dibuat ini dapat memenuhi permintaan pasar dalam jumlah yang banyak. Dilihat dari biaya produksinya, batik ini diharapkan dapat terjangkau oleh masyarakat. Langkah mulai dari identifikasi masalah hingga ke distribusi pemasarannya dipertimbangkan secara jelas
Hasil dari proyek ini adalah batik cap dengan motif utama yang diambil dari pohon keben, mulai dari bunga, buah, daun dan tangkai dengan penggayaan stilasi menghasilkan motif serasi dengan batik pesisir Cilacap melalui teknik batik cap.
Kata Kunci : Batik Cap, Batik Pesisir Cilacap, Pohon Keben.
Unduhan