Tugas Penulis

  1. Penulis laporan penelitian asli harus menyajikan laporan akurat tentang pekerjaan yang dilakukan. Data yang mendasari harus diwakili secara akurat di artikel. Sebuah makalah harus memuat detail dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereplikasi pekerjaan. Pernyataan yang curang atau dengan sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  2. Para penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya asli, dan jika penulis telah menggunakan karya dan / atau kata-kata orang lain yang telah dikutip atau dikutip dengan tepat.
  3. Plagiasi dalam artikel tidak boleh lebih dari 20%.
  4. Seorang penulis seharusnya tidak, secara umum, mempublikasikan naskah  penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  5.  Pengakuan yang tepat atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang digunakan baik pada isi kalimat ataupun gambar. 
  6. Kutipan sumber harus tercantum dalam kalimat dalam naskah dan muncul di daftar pustaka.
  7. Untuk menghindari kesalahan membuat sitasi dalam artikel, sangat disarankan menggunakan mesin referensi Zotero atau Mendeley yang disediakan di web Jurnal Abdi Widya.
  8. Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam karyanya yang diterbitkan, adalah kewajiban penulis untuk segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki kertas tersebut.
  9. Jika pekerjaan melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang memiliki bahaya tidak biasa yang melekat dalam penggunaannya, penulis harus secara jelas mengidentifikasi ini di dalam naskah.
Tugas Editor
  1. Editor setiap saat mengevaluasi manuskrip untuk konten intelektual mereka tanpa memperhatikan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau pandangan politik penulis.
  2.  Editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang dikirimkan kepada siapa pun selain dari penulis, reviewer, penasihat editorial lain, dan penerbit.
  3. Materi yang tidak dipublikasikan dan diungkapkan dalam manuskrip yang dikirimkan, tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.
  4.  Redaktur jurnal bertanggung jawab untuk memutuskan artikel mana yang diserahkan ke jurnal dan harus diterbitkan.  Para editor dapat dipandu oleh kebijakan dari dewan editor jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum seperti yang berlaku saat ini terkait dengan pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Para editor dapat berunding dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini.
  5. Editor harus memastikan bahwa setiap naskah pada awalnya dievaluasi oleh editor untuk orisinalitas. Editor harus mengatur dan menggunakan ulasan sejawat secara adil dan bijaksana. Editor harus menjelaskan proses tinjauan sejawat mereka dalam informasi untuk penulis dan juga menunjukkan bagian mana dari jurnal yang ditinjau sejawat. Editor harus menggunakan peninjau sejawat yang tepat untuk makalah yang dipertimbangkan untuk dipublikasikan dengan memilih orang dengan keahlian yang cukup dan menghindari mereka yang memiliki konflik kepentingan.
  6. Editor diwajibkan mengecek plagiasi tulisan artikel agar tidak melebihi 20%.
Tugas Mitra Bestari/Reviewer
  1.  Ulasan reviewer membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam meningkatkan kualitas artikel.
  2. Naskah yang direview/ditinjau paling lambat 2 minggu dari penugasan oleh editor.
  3. Setiap reviewer terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian yang dilaporkan dalam naskah atau tahu bahwa tinjauan cepatnya tidak mungkin harus memberi tahu editor dan memaafkan dirinya sendiri dari proses peninjauan.
  4. Tinjauan harus dilakukan secara obyektif. Kritik pribadi dari penulis tidak tepat. Reviewer harus mengungkapkan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen pendukung.
  5. Naskah artikel yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.
  6.  Informasi yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh mempertimbangkan naskah yang memiliki konflik kepentingan dari persaingan, kolaboratif, atau hubungan atau hubungan lain dengan salah satu penulis, perusahaan, atau lembaga yang terhubung ke kertas.
  7. Reviewer harus mengidentifikasi karya yang diterbitkan relevan yang belum dikutip oleh penulis. Setiap pernyataan bahwa observasi, derivasi, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Peninjau juga harus meminta perhatian editor jika ada kemiripan substansial atau tumpang tindih antara naskah yang sedang dipertimbangkan dan makalah lain yang diterbitkan yang memiliki pengetahuan pribadi.