Coronatus : Uncrowned Queen (Metafora Orchid Mantis dalam Busana Pastel Goth)

Main Article Content

Ni Wayan Maya Nitya Sari
Tjok Istri Ratna Cora S.
Ni Putu Darmara Pradnya Paramita

Abstract

“CORONATUS: Uncrowned Queen”  adalah judul koleksi busana Tugas Akhir bertemakan Diversity of Indonesia yang terinspirasi oleh fauna dari hutan hujan tropis di Pulau Jawa yakni Belalang Anggrek, dengan memadupadankan art of beat style dengan look androgini dan pastel goth dengan sentuhan gaya 80-an. Kecantikan Orchid Mantis dengan nuansa warna merah jambu serta putih bersih layaknya bunga anggrek yang tengah mekar, diangkat menjadi ide pemantik dalam merancang busana Ready to Wear dan Semi Couture yang mengacu pada teori metafora yang diimplentasikan ke dalam Art of Beat Style serta Pastel Goth Style. Penciptaan koleksi “CORONATUS: Uncrowned Queen” menggunakan delapan tahapan yang bertajuk “Frangipani”, Tahapan – tahapan rahasia dari Seni FashionArt.  Ide pemantik ini diimplementasikan melalui gaya ungkap metafora yang akan diuraikan pada teori semiotika dan keyword berupa pixel, kamuflase, diurnal, kanibal, 1879. Keyword tersebut kemudian diolah sedemikian rupa dan diaplikasikan pada koleksi busana dengan teori estetika postmodern yang mencakup prinsip desain dan elemen desain yang tampak dari desain busana, detail dan pemilihan bahan sehingga terbentuk nilai keindahan dalam koleksi busana ini.  Adapun warna yang dipilih merupakan warna – warna yang berkaitan dengan konsep Orchid Mantis yaitu merah jambu, maroon, putih, biru muda dan hitam. Melalui perpaduan material utama, yaitu Denim, taffeta, Denim Stonewashed dan plisket. Proses pengerjaan koleksi Tugas Akhir “CORONATUS: Uncrowned Queen” mengaplikasikan teknik patchwork, stitching, serta manipulasi tekstil dibeberapa bagian – bagian pada busana.

Article Details

Section
Articles