Mangrove Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik dan Pewarna Alam
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v5i01.1720Kata Kunci:
Mangrove, Batik Tulis, Pewarna AlamAbstrak
Mangrove merupakan ekosistem khas yang terletak di pesisir. Fungsi ekologi mangrove dikenal sebagai tanaman pencegah abrasi dan menghasilkan keanekaragaman hayati yang tinggi baik flora maupun fauna. Keberadaan ekosistem mangrove menjadi inspirasi perancangan motif batik tulis. Fungsi sosial-ekonomi meliputi hasil kayu yang dapat dimanfaatkan masyarakat disekitarnya. Tumbuhan Mangrove mengandung tanin yang mampu digunakan sebagai bahan pewarna alami untuk batik. Pemanfaatan bahan pewarna alam mampu mengganti penggunaan pewarna sintetis. Selain mengandung bahan kimia, pewarna sintetis juga menyebabkan pencemaran air. Berdasarkan hasil eksperimen yang dihasilkan dari batang kayu mangrove pada kain katun primissima adalah warna coklat. Jenis zat pengunci (fiksator) yang digunakan dalam proses pewarnaan adalah tawas, kapur dan tunjung untuk menghasilkan perbedaan warna.