Teknik Pembelajaran Dan Pembentukan Keramik Menggunakan Elletric Wheel Di UD.Tri Surya Keramik Br.Belulang, Desa Kapal Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v5i01.4306Kata Kunci:
Keramik, Teknik Elletric WheelAbstrak
Keramik merupakan jenis produk yang dibuat dengan bahan utama tanah liat yang dibentuk dan dibakar dengan suhu 600º Celcius hingga lebih dari 1300º Celcius sehingga terjadi perubahan sifat tanah liat menjadi lebih kuat. Perubahan pola hidup dan perilaku masyarakat dibarengi dengan perubahan kebutuhan, menjadikan tuntutan kebutuhan akan kerajinan keramik sebagai pendukungnya juga ikut berubah. Perubahan ini tidak saja berkaitan dengan bentuk dan fungsi, tetapi juga berhubungan dengan orientasi dan fungsi. Penciptaan karya keramik tidak hanya sebagai pengisi waktu luang bagi masyarakat, tetapi sudah menjadi pekerjaan khusus yang memerlukan suatu pemikiran di samping keterampilan. Kerajinan keramik pada akhirnya mempunyai dampak yang sangat luas pada kehidupan masyarakat yang dapat dilihat baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Berkembangnya keramik tradisional yang semakin luas dan mulai melarah kearah wisatawan asing berkembang juga desain yang lebih baik dan unik berkembang juga dari dekorasi seperti pewarnaan ukir-ukiran yang bisa di tumpahkan dalam keramik yang bisa terbilang lebih modern dan minat masyarakat Bali kepada keramik modern seperti sekarang bisa di bilang tinggi, metode pelaksanaan penelitian mengguanakan metode penelitian dari Gustami SP yaitu eksploriasi,perancangan dan perwujudan.Karya yang wujudkan berdasarkan Keempat unsur yang meliputi konsep, prinsip, bahan, dan teknik. yang bisa menghasilkan karya dapat di kembangkan oleh penulis menjadi sesuatu yang bisa dipadukan oleh kreativitas lain dan menghasilkan karya yang baik dan bisa menjadi acuan untuk memperkenalan bidang keramik keranah yang lebih luas lagi