BHUMI IRIGASI KUNO SEBAGAI IDE PENCIPTAAN POT KERAMIK DENGAN SELF WATERING SYSTEM DI UD. TRI SURYA KERAMIK
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v2i02.1009Abstrak
Pelestarian, perlindungan dibutuhkan tindakan nyata dari kita semua, maka dari itu penulis memilih konsep umum yang diusung perusahaan Terramic Bali yaitu konsep Bhumi, sebuah perancangan perwujudan Terramic Bali dalam bentuk pot dan lainnya sebagai identitas produk yang mengacu pada keunggulan lokal Bali. Dengan mempelajari dari hulu hingga hilir dalam menjalankan perusahaan penulis berharap dapat mereplikasi sebagai bentuk peluang kerja secara mandiri. Setiap perancangan yang mengusung konsep Bhumi disertai ide pemantik perancangan. Ide pemantik awal berdirinya perusahaan Terramic Bali adalah irigasi kuno. Mengadopsi metode penciptaan dari Gustami Sp, yaitu: 1) Eksplorasi, 2) Perancangan, 3) Perwujudan, dapat dilihat hasil penciptaan berupa sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kriya keramik dengan branding yang khas. Business Model Canvas (BMC) perusahaan Terramic Bali yang merupakan simulasi perusahaan penulis dalam program magang di perusahaan Tri Surya Keramik.Proses dan teknik pengembangan perusahaan Tri Surya Keramik didapat dengan jalan mengikuti perkembangan zaman sehingga bisa menjawab tantangan zaman serta branding yang mengacu pada konsep rancangan. Perusahaan Tri Surya Keramik konsen dengan sistem pemasaran digital sebagai salah satu solusi jitu menghadapi masa pandemi Covid-19, salah satunya instagram. Perusahaan Terramic Bali memproduksi produk berbasis konsep Bhumi, sebagai konsep rancangan hingga perwujudan produk dan konsep warna Earth Tones yang mengacu pada goal perusahaan yaitu: Gerakan Sadar Lingkungan( Awarneness Environmental Movement). Produk yang diberi nama Pengalapan, Jelinjing, Cakangan dan Aungan. Story telling adalah modal kuat yang digunakan sebagai sarana promosi dan edukasi pada pelanggan.
Kata Kunci: Irigasi kuno, self watering system, BMC, Bhumi, Terramic Bali
Unduhan