Eksplorasi Tanah Terracotta dengan Iron Oksida dalam Pembuatan Produk Keramik Tana Ampo
Eksplorasi Tanah Terracotta dengan Iron Oksida dalam Pembuatan Produk Keramik Tana Ampo
DOI:
https://doi.org/10.59997/hastagina.v5i02.5676Kata Kunci:
Ceramics, Tana Ampo Pottery Studio, Experimentation, ArtworksAbstrak
Keramik merupakan media seni yang memiliki keunikan tersendiri karena melalui proses pembakaran dalam setiap tahapan pembentukannya. Secara umum, keramik adalah benda berbahan dasar tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi untuk mencapai bentuk dan karakter tertentu. Perkembangan seni keramik saat ini semakin pesat, baik dari segi teknik, material, maupun sarana pendukung lainnya. Di Bali, terutama di daerah pariwisata, industri keramik berkembang dengan baik, berbeda dengan kondisi di Singaraja yang lebih dikenal dengan seni lukis kaca, ukiran kayu, dan gerabah. Hal ini mendorong penulis untuk mempelajari seni keramik di Tana Ampo Pottery Studio, Sukawati, Gianyar. Penulis mengkaji tiga fokus utama dalam magang ini, yaitu: (a) perkembangan usaha keramik di Tana Ampo Pottery Studio, (b) proses pembentukan karya keramik, dan (c) bentuk kolaborasi kreatif dalam proses penciptaan. Proses magang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif melalui observasi langsung, studi literatur, serta eksplorasi dan eksperimen terhadap material tanah lokal yang dikombinasikan dengan iron oksida. Tujuannya adalah menghasilkan karakter tanah baru yang berbeda dari tanah liat komersial. Hasilnya melahirkan lima karya seni keramik yang terdiri dari tiga instalasi dinding dan dua karya tiga dimensi dengan menggunakan tanah hasil eksperimen, dengan karakter visual menyerupai batu dari segi warna dan tekstur. Karya-karya ini memadukan ornamen Bali Utara dan tokoh pewayangan sebagai penguatan identitas lokal dalam bentuk ekspresi artistik.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 HASTAGINA: Jurnal Kriya dan Industri Kreatif

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.