The Development Of Batik Babon Angrem at Traditional Birth Ceremonies in Central Java

Penulis

  • Nimas Elizabeth Program Studi Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Theresia Widyastuti Program Studi Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59997/hastagina.v1i02.780

Kata Kunci:

Mitoni, Batik Babon Angrem, Batik, Modern, Kekinian

Abstrak

Upacara daur hidup yang melambangkan perjalanan manusia semua terdapat pada batik tradisional Jawa karena didalam batik terdapat simbol atau makna kehidupan. Pada usia 7 bulan kehamilan biasanya orang Jawa menyelenggarakan upacara yang disebut dengan mitoni, upacara ini dilengkapi dengan berbagai ubo rampe, salah satunya batik Babon Angrem. Perubahan jaman termasuk perubahan pelaku budaya menyebabkan banyak pergeseran dalam tata adat istiadat. Upacara tradisi ini mulai ditinggalkan atau dikurangi kelengkapannya terkait dengan faktor ekonomi. Sebagai individu di jaman milenial ini, terdapat perubahan terhadap manfaat adanya upacara adat dilihat dari kacamata modern. Dari permasalahan ini, muncul ide untuk mengembangkan salah satu kain perlengkapan upacara mitoni dalam bentuk kain panjang dengan corak milenial yang tetap berpegang pada pakem yang ada. Batik menjadi salah satu aset yang mampu diolah sebagai kekuatan industri kreatif. Dengan mengolah dan menggambarkan kembali motif motif tradisional yang ada yang dilihat melalui kacamata modern jaman kini, tanpa merusak makna didalamnya dengan tetap mempertahankan ke-orisinalitasnya. Pada perancangan ini  tentu akan menjawab permasalahan dunia batik dan tradisi, dengan tujuan untuk melanjutkan batik kepada generasi masa kini sesuai dengan gaya mereka. Produk tekstil yang dihasilkan berupa kain batik bermotif pengembangan dari motif batik Babon Angrem sebagai inovasi dari visualnya. Motif batik Babon Angrem yang didesain secara kekinian ini menampilkan warna warna cerah dan hangat yang membawa kesan kasih sayang ibu sesuai dengan makna filosofis Motif Babon Angrem. Tak lupa komponen motif yang terdapat didalam batik Babon Angrem seperti Babon atau ayam betina yang saling berhadapan, ayam betina yang sedang mengerami telur, motif ukel yang menghiasi seluruh repetisi motif Babon, dan ceceg yang melengkapi latar pada batik. 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.
Hastagina: Jurnal Kriya dan Industri Kreatif

Diterbitkan

2021-10-02

Cara Mengutip

The Development Of Batik Babon Angrem at Traditional Birth Ceremonies in Central Java. (2021). Hastagina : Jurnal Kriya Seni, 1(02), 66-76. https://doi.org/10.59997/hastagina.v1i02.780

Artikel Serupa

1-10 dari 39

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama