Pencegahan Neurosistiserkosis Melalui Pengolahan Daging Babi yang Benar di Desa Blahbatuh, Gianyar

Authors

  • Saktivi Harkitasari Universitas Warmadewa
  • Komang Trisna Sumadewi Universitas Warmadewa
  • Wayan Sayang Yupardhi Universitas Udayana
  • Albert Salim Universitas Udayana
  • I Wayan Diki Wahyu Adinata Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.59997/awjpm.v5i1.5811

Keywords:

Neurosistiserkosis, Babi, Lawar, Makanan

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang neurosistiserkosis, memberdayakan masyarakat dengan keterampilan praktis melalui praktek kebersihan dalam memasak daging babi, membuat lawar dan memelihara babi. Mitra program PKM ini adalah ibu-ibu PKK desa Blahbatuh, Gianyar, Bali sejumlah 15 orang. Berdasarkan wawancara dengan kelian dinas banjar, teridentifikasi beberapa masalah utama yang dihadapi oleh mitra yaitu rendahnya pemahaman higiene peramu makanan, belum mengetahui cara pengolahan lawar yang benar dan aman, dan teknik pemeliharaan babi dan sapi yang kurang memadai. Metode sosialisasi yang digunakan melibatkan berbagai pendekatan, termasuk ceramah dan sesi demonstrasi langsung. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dengan baik. Kegiatan dilaksanakan satu hari pada 10 Desember 2024 yang  diawali dengan pre-test, dilanjutkan sosialisasi tentang pengolahan daging babi yang benar untuk mencegah neurosistiserkosis dengan memberikan uraian menggunakan poster dan booklet, kemudian demonstrasi pengolahan lawar merah bebas bakteri,  dan  diakhiri dengan evaluasi hasil melalui pelaksanaan post-test. Kegiatan  ini  menunjukan dampak  positif  dan  memperoleh  apresiasi dari  masyarakat  dan perangkat   desa. Hal ini terlihat dari persentase kehadiran 100% dan partisipasi aktif 100%, nilai pretest dan posttest dengan peningkatan >40% dan peningkatan keterampilan mitra mengenai pengolahan daging babi yang benar.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-30

Most read articles by the same author(s)