Pemberdayaan Perempuan Melalui Edukasi Budidaya dan Perawatan Sayuran Produktif di Padukuhan Jurang, Banjarasri, Kulon Progo
DOI:
https://doi.org/10.59997/awjpm.v5i1.6027Keywords:
Asset-Based Community Development (ABCD), Budidaya sayuran, Ketahanan pangan, Pemberdayaan perempuanAbstract
Ketahanan pangan nasional berakar pada ketangguhan pangan di tingkat rumah tangga. Dalam konteks ini, pemberdayaan kelompok masyarakat lokal merupakan sebuah kebutuhan mendasar yang memiliki urgensi tinggi. Permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan mengenai budidaya dan perawatan sayuran serta akses pasar yang masih minim. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui edukasi tentang budidaya dan perawatan sayuran produktif. Pendekatan ini menggunakan lima tahapan ABCD, yaitu Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Proses dimulai dari identifikasi potensi lokal, dilanjutkan dengan edukasi mengenai teknik budidaya dan perawatan sayuran produktif kepada kelompok perempuan di Padukuhan Jurang. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan ruang partisipasi, keterlibatan suara, serta pengaruh kelompok dalam proses pengambilan keputusan di komunitas tersebut. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam memberdayakan perempuan melalui optimalisasi aset lokal, peningkatan kapasitas budidaya sayuran, serta pembangunan praktik pertanian berkelanjutan. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan penguatan perekonomian lokal, kegiatan pengabdian ini juga dapat dijadikan model bagi inisiatif serupa di wilayah lain yang menghadapi tantangan sejenis. Dengan peningkatan kapasitas perempuan dalam budidaya sayuran, diharapkan terbentuk masyarakat yang lebih mandiri dan kompetitif di masa yang akan datang.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Malihatun Nasihatul Hulail, Nihlatul Falasifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
