Bunga Mawar Sebagai Simbol Perilaku Manusia Menjadi Sumber Ide Dalam Seni Lukis
DOI:
https://doi.org/10.59997/citakara.v1i2.1528Kata Kunci:
Bunga Mawar, Perilaku ManusiaAbstrak
Tujuan Tugas Akhir Penciptaan Seni Murni merupakan syarat kelulusan S1. Hal tersebut membuat saya ingin memetaforkan berbagai jenis, bentuk, dan warna bunga mawar sebagai ide penciptaan karya seni lukis dengan gaya naif. Kemudian melakukan berbagai pengolahan komposisi, fenomena dalam kehidupan dapat dijadikan ide-ide dalam menciptakan suatu karya seni lukis, ide atau gagasan tak lepas dari hasil pengamatan serta interaksi dengan keadaan sekitar, maupun pengalaman pribadi. Dengan masalah bagaimana mengungkapkan teknik, dan makna pada berbagai jenis dan warna bunga mawar ke dalam karya seni lukis. Adanya pendukung dalam mengungkapkan teknik, dan makna yaitu landasan teori sebagai acuan untuk mewujudkan karya seni lukis. Jadi, landasan teori saya menggunakan teori estetika, teori semiotika untuk mengungkapkan makna pada perwujudan metafor bunga mawar, dan bergaya naifisme dalam memperkaya visual pada karya seni lukis.Hasil dari penciptaan ini berupa enam karya seni lukis dengan judul: Ibu Menyusui, Melawan Virus Corona, Keanggunan Diri, Menolak Cinta, Relaxing, dan Menghirup Rasa. Melalui penulisan yang telah dilakukan saya dapat mengekpresikan bunga mawar yang diungkap bergaya naif. Melalui hal tersebut sehingga dapat tercipta karya yang akan memiliki simbol atau makna.
Referensi
Berger, Athur Asa. (2010). Pengantar Semiotika:Tanda-Tanda dalam Kebudayaan Kontemporer. Tiara Wacana: Yogyakarta
Gamal Thabroni. (2018). Hendra Gunawan-Biografi, Analisis Teknik, Gaya, dan Karya. https://serupa.id/hendra-gunawan-biografi-hingga-analisis-teknik-gaya-dan-karya/ Kamaldeen,. Zarinah. Seni Naif.http:// www.scribd.com/ doc/53614510/Seni-Naif. pada tanggal 5 April 2021, pukul 13.27.
Nyoman Ema Sriayuni. (2021). Toko Bunga Mawar “Santi Palm Florist”. Jl. Hayam Wuruk No.198, Sumerta Klod, Denpasar Selatan, Denpasar-Bali.
Sachari, Agus. (2002). ESTETIKA Makna, Simbol dan Daya. Yogyakarta: ITB


