Upakara Aci Usaba Sumbu Desa Pakraman Timbrah Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis

Penulis

  • I Putu Arya Silasana Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Wayan Gulendra Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Gede Yosef Tjokropramono Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59997/citakara.v2i2.1835

Kata Kunci:

Lukisan, Aci Usaba Sumbu, Upakara

Abstrak

Ritual keagamaan di Desa Timbrah yang bernama Aci Usaba Sumbu yang memiliki keunikan tersendiri dari sarana yang digunakan dalam ritual tersebut. Banten Sumbu yang menyerupai menara menjulang dengan segala atribut yang menghiasi banten tersebut dan banten be guling yang dihaturkan masyarakat secara masal merupakan suatu ketertaikan atau dorongan untuk menghadirkan visualisasi upakara tersebut dalam karya seni lukis dengan referensi tertentu untuk mencapai tujuan serta pemaknaan yang diekspresikan. Masalah yang dihadapkan adalah bagaimana cara mengolah visual upakara tersebut agar makna-makna yang terkandung dari sebuah karya dapat terwujudkan serta terlihat menarik.  Tahap visualisasi dalam berkarya akan menerapkan prinsip-prinsip seni rupa berupa Keseimbangan, Proporsi, Irama, Penekanan, dan Kesatuan. Untuk menjawab terkait dengan fenomena yang diuraikan maka metode penciptaan dengan melakukan Eksplorasi, Improvisasi, Pembentukan serta Tahap Penyelesaian. Dariide-ide yang diperoleh sehingga tercipta 6 karya yang berjudul : 1) “Kesadaran Manusia” , 2)”Menjaga Keharmonisan” , 3)” Rwa Bhineda”, 4)”keyakinan” , 5)”Tulus Iklas” , 6)”Tali Silaturahmi”. Dalam perwujudan karya, penulis menggunakan beberapa referensi terkait dengan alat, warna dan gaya yang mehasilkan karya dengan mengadopsi bentuk banten dalam tradisi Aci Usaba Sumbu yang memiliki makna dari setiap objek yang ditampilkan. Dengan terciptanya karya ini diharapkan mampu menyampaikan pesan atau makna atas fenomena dan gejolak perasaan penulis yang diamati.

Referensi

Ardika, I Wayan & I Made Suastika.(2019), Melestarikan Tradisi dan Mengungkap Makna Aci Usaba Sumbu Di Desa Pakraman Timbrah, Karangasem, Bali. Denpasar : Swasta Nulus

Arsana, Banu. 2013. SENI LUKIS REALIS 2. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

Santosa, I Made Ari, dkk. (2016), Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Pengembangan Usaha Tumpeng Upacara di Gianyar. Prosiding Seminar Nasional, Inovasi IPTEKS Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Universitas Mahasaraswati Denpasar, 29-30 Agutus 2016.

Yogagiri. (2013), Upakara dalam Upacara Hindu. Denpasar: https://blog.isi- dps.ac.id/yogagiri/2013/05 diakses pada tanggal 17 April 2022

Wawancara/ Informan

I Nengah Sukada (60th.), wawancara tanggal 8 Mei 2022, Desa Timbrah, Karangasem, Bal

Diterbitkan

2022-10-24

Cara Mengutip

Upakara Aci Usaba Sumbu Desa Pakraman Timbrah Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis. (2022). CITA KARA : JURNAL PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI MURNI, 2(2), 9-19. https://doi.org/10.59997/citakara.v2i2.1835

Artikel Serupa

1-10 dari 106

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>