Motif Etnik (Lampung dan Bali) Pada Tas Kanvas Untuk Kaula Muda
DOI:
https://doi.org/10.59997/citakara.v3i1.2334Kata Kunci:
Surface Design, HOLD ME, Canting Pijat, Kain Perca Endek, tas Kanvas, Start-UPAbstrak
Menambahkan surface design atau lukisan pada produk dagang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai pada barang, nilai yang dimaksud adalah estetika dan harga jual. Agung Bali Collection selaku mitra penulis dalam kegiatan MBKM Wirausaha, memberikan ilmu mengenai teknik canting pijat yang dapat dijadikan Teknik tambahan dalam membuat surface design. HOLD ME merupakan bentuk usaha Start-Up yang penulis buat pribadi, usaha ini bergerak di bidang fashion dan seni dengan memanfaatkan media online sebagai media promosi, dengan tas kanvas dan kain perca endek sebagai produk utamanya. Kain kanvas dan perca endek menjadi bahan baku utama pembuatan produk dikarekan bahannya yang kuat dan ramah lingkungan, serta pemanfaatan kain perca endek yang ada di Agung Bali Collection sebagai bentuk pelestarian budaya tradisi serta pengolahan limbah kain perca menjadikan barang akan memiliki daya jual tinggi. Dalam pengembangan usaha HOLD ME telah memproduksi enam buah model produk tas dengan konsep surface design motif Etnik Lampung dan Bali. Produk yang telah diproduksi merupakan tas kain kanvas yang dikolaborasikan dengan kain perca endek serta terdapat surface design dengan teknik kuas serta canting pijat dengan penggunaan glitter yang dapat membuat produk tas yang unik, indah, dan juga istimewa sehingga para konsumen tidak hanya menikmati produknya lewat keindahan visual namun juga dapat dinikmati dari aspek fungsional atau kegunaan dari produk tersebut.
Referensi
Baskoro, Lahadi. (2013). It’s My Startup, Metagraf, Solo.
Blank, S.,& Dorf.B. (2012). The Startup Owner’s Manual The Step-by-Step Guide for Building a Great Company. K and S Ranch Inc., K&S Ranch Publishing Division.
Garnadi, M. (2017). Melukis Di Atas Media Tekstil, PT Gramedia Pustaka Utama.
Haryanto. (2007). “Secara Umum Media Terbagi Menjadi Media Desain, Media Komunikasi, Media Seni Rupa”.
Kiwe, Lauma. (2018). Jatuh Bangun Bos-Bos Start-Up: Cheklist.
Kroeber, AL. (1963). Style and Civilization. Berkeley and Los Angeles: University of California Press.
Muliawan, Jasa. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif, Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Reza, M. (2005). Menuju Hidup Lebih Baik, Terbitan: Prestasi 2005.
Salsabila, Annisa. (2017). “Pemanfaatan Teknik Lipat-Ikat Celup Untuk Menghasilkan Tekstur Pada Kain”.
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiono. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, M. (2021). Mengapa Sih Lukisan Mahal? Wacana Penetapan harga Karya Seni. Dicti Art Laboratory.
Sumarjo, Y. (2014). Filsafat Seni. Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni, Pascasarjana STSI Bandung.
Vad. (n.d.). Siapa Sangka Bisa Kantongi RP 10 Juta/Bulan Dari Tas Lukis? detikfinance. Retrieved Oktober 25, 2022, from https://finance.detik.com/solusiukm/d-4920462/siapa-sangka-bisa-kantongi-rp-10-jutabulan-dari-tas-lukis
Yati, M. (2011). Pola Ragan Hias Untuk Melukis/Perancang Pola. Jakarta : Dian Rakyat.
Strategi pemasaran, Pengertian, Fungsi, Contoh Dan Elemen Dalam Pemasaran. Accurate Online. (2022, Oktober 20). Retrieved Oktober 20, 2022, from https://accurate.id/marketing-manajemen/10-strategi-pemasaran/
Daftar Narasumber/Informan
Dwipayani, Anak Agung Indra (36th), Pemasaran, wawancara tanggal 23 September 2022 di Agung Bali Collection Jl. Tukad Unda No.3b, Panjer, Denpasar Selatan, Bali
Subawa, Anak Agung Oka Krisna (32th), produksi, wawancara tanggal 28 September 2022 di Agung Bali Collection Jl. Tukad Unda No.3b, Panjer, Denpasar Selatan, Bali
Dwipayana, Dewa Ngakan Made Aditya (27th), sekretaris, wawancara tanggal 21 September 2022 di Agung Bali Collection Jl. Tukad Unda No.3b, Panjer, Denpasar Selatan, Bali.



