PAPER CLAY DARI LIMBAH KERTAS BEKAS SEBAGAI UPAYA MENGATASI KETERBATASAN BAHAN PRATIKUM TANAH PATUNG
DOI:
https://doi.org/10.59997/ctkr.v5i2.6051Kata Kunci:
paper waste, paper clay, sculpture soilAbstrak
Isu pencemaran lingkungan karena permasalahan sampah atau limbah rumah tangga, sampah perkantoran, limbah industri pertanian, industri peternakan yang selama ini menjadi isu global harus ditemukan solusi pemecahannya. Salah satu jenis limbah yang cukup banyak ditemukan di beberapa unit lingkungan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Bali adalah limbah kertas bekas. Bahan pratikum pada mata kuliah seni patung realis di Laboratorium Seni Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain awalnya menggunakan tanah lempung Jogja dan plastisin sebagai bahan pembentuknya, sejalan waktu bahan tersebut sulit untuk didapat karena harus mencari ekspedisi jasa angkut dari Jogja yang membutuhkan biaya yang cukup besar untuk bisa sampai di Denpasar. Untuk itu, telah dilakukan pembuatan dan pengujian bahan pengganti yang memiliki karakter hampir sama atau mungkin memiliki kelebihan dari bahan sebelumnya yakni dalam bentuk paper clay. Tujuan penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan kelangkaan bahan praktikum tanah lempung serta mampu mengatasi permasalahan lingkungan khususnya limbah kertas bekas di laboratorium dan beberapa unit di lingkungan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Bali. Proses penciptaan meliputi tahap eksplorasi, tahap improvisasi, dan tahap komposisi (forming). Adapun hasil penelitian yang didapatkan yaitu clay dari kertas bekas sebagai bahan pratikum sangat mudah didapat serta diproduksi dan sangat lebih ekonomis jika dibandingkan dengan tanah patung. Karakteristik paper clay lebih baik dari tanah patung, seperti memiliki tingkat kekuatan yang lebih tinggi, penyusutan yang lebih kecil, lebih mudah dibentuk dan ditempel, serta waktu pengeringan yang lebih cepat.
Referensi
Akbar, T. 2018. Karakteristik dan Implementasi Tanah Liat di Lubuk Alung sebagai Bahan Baku Pembuatan Keramik Hias. Journal of Art, Design, Art Education And Culture Studies (JADECS), Vol 3 No. 2.
Aldiansyah, F., dkk. 2020. Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Angkatan 2020 FSD UNM terhadap Pembuatan Patung Tangan Realis (Tugas Pertama). FSD UNM.
Deputi Bidang Analisa Sistem. 1990. Studi Komposisi dan Karakteristik Sampah di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. BPPT.
Direktorat Pengkajian Sistem Industri Jasa. 1996. Sistem Pengelolaan Sampah di Perkotaan. BPPT.
Ditjen Cipta Karya. 1999. Kajian Teknis Pengelolaan Sampah Kertas Kawasan Perkotaan. Departemen Pekerjaan Umum.
Himawan, M. H. 2016. Sejarah Perkembangan Seni Patung Modern Indonesia : Pengaruh Tradisi & Kecenderungan Kontemporer. Surakarta : ISI.
Mahyudin, R. P. 2017. Kajian Permasalahan Pengelolaan Sampah dan Dampak Lingkungan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jukung Jurnal Teknik Lingkungan.
Maruto, D. 2015. Penerapan Media Anatomi dalam Penciptaan Patung Realis (Kop) bagi Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Fbs UNY.
Muchtar, B., dkk. 1992. Seni Patung Indonesia. Yogyakarta : BP ISI Yogyakarta.
Pratiwi, B.S., dkk. 2004. Analisis Proses Berkarya Seni dengan Bahan Tanah Liat untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14(2).
Purwaningrum, P. 2016. Upaya Mengurangi Timbunan Sampah Plastik di Lingkungan. Teknik Lingkungan.
Rangan, P. R., dkk. Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Limbah Keramik (Studi Kasus: Tanah di Tanete, Lembang Limbong, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja). Jurnal UKI Toraja.
Saputra, A. Z. D. & Ah. Sulhan Fauzi. 2022. Pengolahan Sampah Kertas menjadi Bahan Baku Industri Kertas Bisa Mengurangi Sampah di Indonesia. Jurnal Mesin Nusantara, Vol. 5, No. 1.
Wahyono, S. 2001. Pengelolaan Sampah Kertas di Indonesia. Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 2 No. 3.
Yustana, P. 2012. Karakteristik Tanah Liat dan Pengaruhnya terhadap keberhasilan Warna Gelasir dalam Jurnal Seni Kriya “Corak”, I/01, Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Yogyakarta.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Gede Putra Jaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


