Penciptaan Keramik Earthenware Dan Stoneware Pada Bedroom Di Hotel Fourteen Roses Boutique, Legian, Kuta, Badung

Penulis

  • Putu Erik Suartana Program Studi Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Ida Ayu Gede Artayani Program Studi Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Nyoman Laba Program Studi Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59997/hastagina.v4i01.3168

Kata Kunci:

Fourteen Roses Boutique Hotel, Middle Room, Ceramic Products

Abstrak

Hotel merupakan fasilitas akomodasi yang menyediakan sarana penginapan sekaligus pelayanan makanan dan minuman yang bersifat komersil. Karena bersifat komersil, hotel dilengkapi dengan ruang-ruang fasilitas penunjang seperti; hall, lobby, restoran, kantor pengelola dan lainnya. Hotel dibagi menjadi berberapa jenis yang pengklasifikasiannya ditinjau dari berbagai peruntukannya seperti; tujuan kedatangan tamu, lama tamu menginap, jumlah kamar, lokasi dan berdasarkan pembagian klasterisasi hotel berbintang. Banyaknya hotel yang tersebar di Bali berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan produk-produk pelengkap eksterior dan interiornya, menarik untuk dieksplorasi lebih jauh dalam menciptakan produk keramik berbahan earthenware dan stoneware sebagai jawaban atas kebutuhan eksterior dan interior suatu hotel. Berdasarkan fenomena tersebut, kemudian hal tersebut direalisasikan dalam pelaksanaan program MBKM skema Projek Independen. Metode penciptaan SP Gustami digunakan seperti eksplorasi, perancangan, dan perwujudan dalam proses merealisasikan penciptaan produk keramik. Ekspolasi dilakukan dua langkah yaitu eksplorasi ide dan eksplorasi fisik sebagai dasar perancangan produk keramik. Perancangan dilakukan dengan memvisualkan ide dalam bentuk sketsa alternatif dan sketsa yang terpilih. Proses akhir dari metode ini adalah perwujudan dilakukan sesuai dengan sketsa terpilih. Hasilnya berupa 4 buah produk keramik fungsional berupa produk teko, tempat shampoo, tempat snack dan buah, dan lampu tidur, serta 1 buah karya hiasan dinding, dengan menerapkan dekorasi susunan motif batu bata yang terilhami oleh konsep Hotel Fourteen Roses Boutique, serta menerapkan warna glasir yang terinspirasi dari warna bunga mawar merah muda dan merah maron. Produk-produk yang sudah dihasilkan nantinya akan dipergunakan pada kamar Madya Room Hotel Fourteen Roses Boutique bertujuan untuk memberi kenyaman dan keharmonian bagi setiap penggunanya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-03

Cara Mengutip

Penciptaan Keramik Earthenware Dan Stoneware Pada Bedroom Di Hotel Fourteen Roses Boutique, Legian, Kuta, Badung. (2024). Hastagina : Jurnal Kriya Seni, 4(01), 14-27. https://doi.org/10.59997/hastagina.v4i01.3168

Artikel Serupa

1-10 dari 46

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama