PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL NOVEL GRAFIS CERITA RAKYAT SI PAHIT LIDAH SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA DI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.59997/amarasi.v4i02.2364Kata Kunci:
Novel Grafis, Cerita Rakyat, si Pahit LidahAbstrak
Cerita rakyat merupakan cerita tutur turun temurun sejak jaman dahulu, cerita rakyat sendiri pada dasarnya memiliki sebuah kisah kisah fiksi yang menyuratkan sebuah pesan moral didalamnya. Dijaman yang canggih ini cerita rakyat sudah mulai ditinggalkan dan masyarakat cenderung tidak mengetahui lagi budaya cerita rakyat di negeri ini. Cerita rakyat di Indonesia memiliki banyak ragam kisah yang menarik tapi sudah mulai hilang dimakan jaman, khususnya cerita rakyat si Pahit Lidah yang memiliki segudang versi cerita di daerah yang luas di Indonesia yang mencakup Sumatera bagian selatan bahkan sudah mulai tidak terdengar. Adanya perancangan Novel grafis cerita rakyat si Pahit lidah ini ditujukan untuk mengenalkan Kembali budaya cerita rakyat agar masyarakat lebih mengetahui bahwa cerita rakyat si pahit lidah tidak seburuk itu, juga sebagai pelestarian budaya kepada khalayak sasaran muda hingga dewasa di usia 15 -25 tahun sebagaimana cerita dalam Novel grafis ini yang cukup berat dan baru tanpa mengurangi esensi dari inti cerita yang ada didalamnya. Denmgan menggunakan metode Design thingking, perancang mampu meracik cerita yang dibutuhkan oleh target sasaran. Perancangan novel grafis cerita rakyat si Pahit lidah ini dipilih sebab media novel grafis sendiri masih terdengar asing di telinga masyarakat sehingga mampu menjadikan media ini sebagai media komersil. Tidak hanya menyajikan Novel grafis saja, namun juga memiliki media pembantu seperti Packaging yang berisi sebuah kata kata sapaan agar audiens lebih merasakan pentingnya melestarikan budaya cerita rakyat ini.
Unduhan
Referensi
McCloud, Scott. (2001). Understanding Comics. Jakarta : KPG (Kepustakaan populer gramedia)
Ardhyantama, V. (2017). Pendidikan karakter melalui cerita rakyat pada siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Primary Education, 1(2), 95-104.
Ariwirya, I. G. A. S., Artawan, C. A., & Wirawan, I. G. N. (2020). Perancangan Komik Digital Arja dengan Lampahan Siwaratri di Keramas Blahbatuh Gianyar Bali. AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, 1(01), 1-8.
Campbell, E. (2007). What is a graphic novel?. World Literature Today, 81(2), 13.
Dahlia, E. (2017). Analisis Strukturisme dan Nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat “Si Pahit Lidah”. Jurnal As-Salam, 1(2), 47-54.
Iswandi, H. (2020). Ekspresi Wajah Manusia dalam Menanggapi Kehidupan Sebagai Ide Pada Penciptaan
Karya Seni Grafis. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 5(2).
Mandarani, V., & Nuroh, E. Z. (2017). Kajian Minat Membaca Siswa terhadap Karya Sastra. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 6(1), 26-31.
Susanti, P. (2020). Tema dan Kekhasan Bahasa dalam Teks Segala Cerita Anak Sekula. Sirok Bastra, 8(1), 97-108.
Swarnadwitya, A. (2020). Design Thinking: Pengertian, Tahapan dan Contoh Penerapannya. Binus University School of Information Systems, Mar, 17.
Viatra, A. W., & Triyanto, S. (2014). Seni Kerajinan Songket Kampoeng Tenundi Indralaya, Palembang. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 16(2), 168-183.
Zahra, F., Udayana, A. G. B., & Ari, I. A. D. K. (2023). Perancangan Desain Komik" Topeng (Tapal) Si Bogoh" Sebagai Media Promosi Intellectual Property Blelozz Di Made Blez Studio. AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, 4(01), 59-67.
Bcpjambi. (2019). Mengenal legenda si Pahit Lidah. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjambi/mengenal-legenda-si-pahit-lidah. Diakses pada tanggal 10 Februari 2022
Nurhayati, A., & Pengantar, A. (2004). Unsur-unsur dalam Cerita Fiksi. http://staffnew. uny. ac. id/upload/132161223/pengabdian/UNSUR-UNSUR+ FIKSI. pdf. Diakses pada tanggal 11 Maret 2023
Suryanegara, Erwan. Budayawan, Wawancara Pribadi tanggal 3 Maret 2022 di rumahnya, sako, Palembang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Panji Heriadeny, Heri Iswandi , Aji Windu

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights:
» Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
» The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
» The right to reproduce the article for own purposes,
» The right to self-archive the article
» The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Arbitrer).


