Musical Composition "Kebyar Pitu" | Komposisi Musik "Kebyar Pitu"
DOI:
https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v3i1.1366Kata Kunci:
Kebyar Pitu, Semarandana, Karawitan, Kekebyaran, BaliAbstrak
Terciptanya sebuah karya seni, tentunya memiliki ide yang menjadi rangsangan awal dalam berkarya, begitupun pada karya seni karawitan “Kebyar Pitu” ini yang berawal dari pengalaman pribadi penata melihat suatu fenomena sehingga mampu membuat penata terangsang untuk menggunakan fenomena tersebut sebagai ide awal dalam penciptaan karya tersebut, ide yang penata dapatkan dari fenomena tersebut adalah menbuat tabuh kekebyaran dengan menggunakan media ungkap gamelan semarandana dan memiliki struktur berupa Gineman, Gegenderan, Bapang dan Pengecet. Keempat bagian tersebutlah yang menjadi dasar atau kerangka dalam karya seni karawitan “Kebyar Pitu’. Disamping itu, juga terdapat metode yang membatu penata untuk merealisasikan ide tersebut kedalam bentuk karya, ada tiga metode Alma M. Hawkins yang penata gunakan dalam penciptaan karya ini yaitu exploration, improvisasion dan forming. Ketiga metode tersebut penata gunakan sebagai wadah untuk mendeskripsikan kreatifitas, usaha dan gagasan yang mampu menciptakan sebuah karya baru seperti karya karawitan “Kebyar Pitu”.
Unduhan
Referensi
Bandem, I. M. (1991). Ubit-ubitan Sebuah Teknik Permainan Gamelan Bali. Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar.
Bandem, I. M. (2013). Gamelan Bali di atas Panggung Sejarah. Badan Penerbit STIKOM Bali.
Dibia I Wayan. (2008). Seni Kekebyaran. BaliMangsi Fondation.
Hawkins, A. M. (1990). Creating Through Dance (S. Hadi (ed.); Terjemahan). Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Kariasa, I. N., & Putra, I. W. D. (2021). Karya Karawitan Baru Manikam Nusantara. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(2), 222–229. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i2.1471
Pande, S. M. (2010). Tetabuhan Gamelan Bali I (I). Institut Seni Indonesia Surakarta.
Pradana, K. A. W., & Garwa, I. K. (2021). Samirata a Musical Art Composition Creative Percussion | Samirata: Sebuah Karya Komposisi Seni Karawitan Tabuh Kreasi. Ghurnita: Jurnal Seni Karawitan, 01(03), 145–151. https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/ghurnita/article/view/355
Pratama, G. M. R. S. (2021). Campuhan: A New Music Creation | Campuhan: Sebuah Musik Kreasi Baru. Ghurnita: Jurnal Seni Karawitan, 01(02), 92–99. https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/ghurnita/article/view/149
Pryatna, I. P. D. H. S. (2020). Konsep Musikal Instrumen kendang Dalam Gamelang Gong Kebyar Bali. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 21(2), 73–84. https://doi.org/10.24821/resital.v21i2.4220
Putu Paristha Prakasih, Hendra Santosa, I. G. Y. (2018). Tirtha Campuhan: Karya Komposisi Baru dengan Media Gamelan Semar Pagulingan. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 19(3), 113–121. https://doi.org/10.24821/resital.v19i3.2452
Santosa, H. N. H. K. R. M. (2017). Seni Pertunjukan Bali Pada Masa Dinasti Warmadewa. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 32(1), 81–91. https://doi.org/10.31091/mudra.v32i1.84

