Penggunaan Depth of Field dalam Film "Hajat"

Penulis

  • Albertus Widya Dewanta Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Michelle Gracia Kristiyanto Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Andry Prasetyo Institut Seni Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59997/rjf.v5i1.4705

Kata Kunci:

sinematografer, depth of field, deep focus, shallow focus, film hajat

Abstrak

Film Hajat menceritakan tentang Tole dan ibunya yang mencari cara untuk menghantarkan ayah mereka yang sakit menuju kematian. Dalam film ini, hubungan orang tua dan anak diperankan sebagai faktor penting dalam perkembangan individu. Pada penerapan Depth of field hanya terdapat, Deep Focus dan shallow focus saja. Deep Focus digunakan untuk adegan flashback, untuk memperkuat tangga dramatik dalam film sedangkan shallow focus digunakan untuk adegan realitas yang terdapat dalam film. Dalam menunjang unsur dramatik film Hajat diperlukan visualisasi adegan antara waktu realitas dan flashback menggunakan Depth of Field. Dengan menggunakan Depth of Field mudah bagi penonton untuk merasakan adegan realistis dan flashback melalui visual dari sinematografi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ahmadi, Abu, Drs.H. Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta, 2009

Ali, Matius. Moving Image Theory. Karang Mulya: Penerbit Sanggar Luxor, 2017

Boggs, Joseph. The Art of Watching Film. New York: Mc Graw Hill Education, 2008.

Brown, Blain.Cinematography Teory and Practice. USA: Focal Press, 2012.

Effendy, Heru. Mari Membuat Film, Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta,

Duval,Evelyn.&Miller,Brent.Marriage and Family Development. USA:Harpercollins College, 1985.

Graves, Maitland. The Art of Color and Design. New York, 1941

Jahja,Yudrik.Psikologi Perkembangan. Jakarta: Penerbit: PrenadaMediaGroup, 2011.

Lestari, Sri.Psikologi Keluarga. Jakarta: Prenada Media Group, 2011.

Mascelli, Joseph. The Five C’s of Cinematography (Lima Jurus Sinematografi).

Jakarta: Fakultas Film & Televisi Institut Kesenian Jakarta, 2010.

Mercado, Gustavo. The Filmmakers Eye. USA: Focal Press, 2011.

Pratista, Himawan. Memahami Film, (Yogjakarta: Homerian Pustaka, 2008).

Poynton, Chales. Digital Video and HD: Algorithms and Interfaces. San Francisco: Morgan Kaufmann, 2003.

Sani, Asrul, Drs. Cara Menilai Sebuah Film. Jakarta: Penerbit Yayasan Citra, 1992

Silkov, Ed.Film Studies: An Introduction. New York: Columbia University Press,2010.

Thompson, Roy. dan Bowen,Christopher. Grammar of The Shot. UK: Focal Press,2009.

Wheeler, Paul.Practical Cinematography. USA: Focal Press, 2005.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-02-16

Cara Mengutip

Dewanta, A. W., Kristiyanto, M. G., & Prasetyo, A. (2025). Penggunaan Depth of Field dalam Film "Hajat". Retina Jurnal Fotografi, 5(1), 140–148. https://doi.org/10.59997/rjf.v5i1.4705