Analisis Tingkat Kesulitan Mahasiswa Non-SMK Tata Busana pada Mata Kuliah Teknik Dasar Menjahit

Authors

  • Fitria Dewi Nurmala Sari Institut Seni Indonesia Bali
  • Endang Prahastuti Institut Seni Indonesia Bali
  • Agus Hery Supadmi Irianti Institut Seni Indonesia Bali

Keywords:

Tingkat kesulitan, Mahasiswa Non-SMK, Teknik Dasar Menjahit

Abstract

Mahasiswa lulusan non-SMK Tata Busana di Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana (PTBS) memiliki latar belakang praktik menjahit yang beragam, yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam mengikuti mata kuliah Teknik Dasar Menjahit (TDM). Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan sejauh mana mahasiswa lulusan non-smk tata busana menghadapi kesulitan dalam menempuh mata kuliah tersebut berdasarkan 12 indikator, mencakup pengoperasian dan perawatan mesin serta alat jahit, pengenalan bahan, pembuatan berbagai jenis kampuh dan stitch, serta penyelesaian tepi, opening system, kerung leher, dan belahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner, dan data dianalisis secara deskriptif untuk mengklasifikasikan tingkat kesulitan tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar indikator berada pada kategori Sulit, terutama pengoperasian mesin utama, pembuatan kampuh dan stitch, pengenalan bahan, serta penyelesaian kerung leher dan belahan, sedangkan mendeskripsikan spesifikasi mesin bantu dan penyelesaian opening system tergolong Tidak Sulit.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles