Busana Berkelanjutan Melalui Interpretasi Akulturasi Arsitektur Gedung Candra Naya Dengan Tekstil Pewarna Alami

Authors

  • Kadek Gina Shamita Lavani Institut Seni Indonesia Bali
  • I Ketut Muka Pendet Institut Seni Indonesia Bali
  • Ni Luh Ayu Pradnyani Utami Institut Seni Indonesia Bali

Keywords:

busana berkelanjutan, akulturasi budaya, gedung candra naya, tekstil pewarna alami

Abstract

Penciptaan karya tugas akhir Bayang Langit Loka dilatarbelakangi oleh ketertarikan terhadap Gedung Candra Naya sebagai bangunan bersejarah yang merepresentasikan akulturasi budaya Tionghoa, Betawi, dan Eropa abad ke-19. Nilai arsitektural, filosofi, serta perubahan fungsi bangunan menjadi dasar perancangan busana bermakna dan berkesadaran lingkungan. Tujuan penciptaan ini adalah menghadirkan busana sebagai medium ekspresi nilai akulturasi budaya dan prinsip keberlanjutan melalui tekstil pewarna alami. Proses penciptaan meliputi eksplorasi ide, pengembangan konsep, eksperimen material, hingga perwujudan karya seni fesyen. Karya diwujudkan dalam kategori Ready-to-Wear, Deluxe, dan Semi Couture bergaya classic elegant dengan struktur siluet seimbang, material cotton twill 20’s suede dan cotton slub, serta motif botanical Cilpacastra.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles