Analisis Karakter Kaoruko Waguri Dalam Anime Kaoru Hana Wa Rin To Saku: Studi Visual Narrative
DOI:
https://doi.org/10.59997/amarasi.v7i1.6188Keywords:
Anime, Kaoruko Waguri, Visual narrative, Representasi, Mitos, KecantikanAbstract
Anime merupakan salah satu bentuk budaya popular yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekpresi artistik dan komunikasi budaya yang kompleks melalui visual naratifnya. salah satu anime yang menarik untuk dianalisis adalah Kaoru Hana Wa Rin To saku khususnya pada karakter utamanya yakni Kaoruko Waguri. Karakter Kaoruko Waguri menjadi pusat perhatian utama dalam anime ini karena representasinya sebagai sosok perempuan Jepang modern yang ideal dan penuh makna simbolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter Kaoruko Waguri menggunakan pendekatan visual narrative Trischa Goodnow, teori representasi Stuard Hall, dan teori mitos kecantikan Naomi Wolf. Kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode dan pengumpulan data berupa observasi terhadap 13 episode anime dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan terhadap visual dan narative karakter kaoruko waguri yang meliputi bentuk wajah, busana, framing, pencahayaan dan juga kebiasaan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Kaoruko Waguri di bangun berdasarkan pada estetika kawaii yang berfokus pada kesan kepolosan dan kelembutan. Kaoruko waguri juga representasi kecantikan alami wanita jepang melalui perilaku sopan dan rendah hati. Ditemukan juga mitos kecantikan pada karakter kaoruko waguri yang terkadang menentang dan kadang juga sesuai dengan mitos tersebut. Dengan demikian, karakter Kaoruko Waguri mereprsentasikan kecantikan wanita jepang ideal yang tidak hanya berpatokan pada standar fisik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aprilia Sakila Dewi, Muhammad Fathoni, Ni Putu Sinta Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights:
» Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
» The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
» The right to reproduce the article for own purposes,
» The right to self-archive the article
» The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Arbitrer).



