Perancangan Media Promosi Omah Manten untuk Memperluas Jangkauan Pasar di Kabupaten Blora
DOI:
https://doi.org/10.59997/amarasi.v6i2.5446Kata Kunci:
Blora, Omah Manten, Perancangan, PromosiAbstrak
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah kurang optimalnya strategi promosi yang digunakan oleh Omah Manten, sebuah sanggar rias pengantin di Blora. Mayoritas pelanggan berasal dari Kedungtuban (90%), sementara Cepu (10%) dan Blora (0%) masih minim, menunjukkan terbatasnya jangkauan pemasaran. Selain itu, pengelolaan media sosial yang tidak konsisten dan konten yang tidak terstruktur mengurangi efektivitas promosi digital. Hal ini berdampak pada rendahnya brand awareness dan daya saing Omah Manten dibandingkan kompetitor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Robin Landa dengan lima tahap: orientasi, analisis dan strategi, konsep desain, pengembangan desain, dan implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket, kemudian dianalisis menggunakan SWOT dan 7P untuk merancang strategi promosi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media promosi cetak (poster, brosur, banner) dan digital (Instagram, Facebook) dapat memperluas jangkauan pasar. Desain yang menarik dengan warna elegan (hitam, emas, putih) dan konten terstruktur berhasil meningkatkan brand awareness. Implementasi strategi WO (Weaknesses-Opportunities) dari analisis SWOT terbukti efektif dalam mengatasi kelemahan promosi dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan demikian, Omah Manten dapat meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak pelanggan potensial.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lilik Puji Lestari, Abi Senoprabowo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights:
» Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
» The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
» The right to reproduce the article for own purposes,
» The right to self-archive the article
» The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Arbitrer).


