Penggunaan Lensa Fish Eye Pada Olahraga Skateboard Di Skatepark Pantai Kuta
DOI:
https://doi.org/10.59997/rjf.v4i1.3516Kata Kunci:
skateboard, lensa fish eye, fotografiAbstrak
Sejak penemuan fotografi pada abad ke-19, perkembangan budaya visual telah mencerminkan kemajuan kompleksitas subjek fotografi. Fungsi fotografi tidak lagi terbatas sebagai alat dokumentasi semata, melainkan telah berkembang menjadi media yang memungkinkan penangkapan dan visualisasi momen atau aktivitas tertentu. Fenomena ini sangat menonjol dalam bidang olahraga, di mana fotografi menjadi sarana untuk merekam dan menggambarkan ragam kegiatan, termasuk olahraga ekstrem seperti skateboard. Penelitian ini memfokuskan pada penciptaan visual yang unik melalui pemanfaatan lensa fisheye, dengan tujuan menonjolkan sudut pandang yang berbeda dalam aktivitas skateboard. Metode penelitian mencakup observasi lapangan untuk memahami fenomena skateboard di Skatepark Pantai Kuta, dilengkapi dengan studi pustaka yang mendukung konsep. Penggunaan medium kamera Fujifilm XT30 dan lensa TTArtisan 7.5mm menjadi landasan utama dalam proses penciptaan karya dengan didukung aplikasi variasi angle dan teknik editing untuk menonjolkan hasil visual yang unik. Karya ini berupaya mengeskplorasi nilai estetika dalam aktivitas skateboard di Skatepark Pantai Kuta, dengan penekanan khusus pada variasi sudut pandang dan interpretasi yang berbeda, memberikan kontribusi signifikan pada wawasan fotografi olahraga.
Unduhan
Referensi
Abdurrahman, A. Z. (2015). Pengaruh Marketing Mix Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Perlengkapan Skateboard Di Noon Boardshop Surabaya (Doctoral dissertation, STIE Perbanas Surabaya).
Aditiawan, R., & Bianca, F. (2011). Belajar Fotografi Untuk Hobi Dan Bisnis. Dunia Komputer, Jakarta.
Dinata, I. P. M., Saryana, I. M., & Nindhia, C. I. P. (2023). Penggunaan Lensa Fish Eye Pada Pemotretan Street Fashion Fotografi. Retina Jurnal Fotografi, 3(1), 88-96.
Djiwandono, P.I., 2015. Meneliti itu tidak sulit: metodologi penelitian sosial dan pendidikan bahasa. Deepublish.
Hidayat, A. T. 2011, 'Pusat Olahraga Papan Luncur di Makassar', No 9.
KRISTANTO, A. Y. (2015). Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Pusat Apresiasi Fotografi di Yogyakarta (Doctoral dissertation, UAJY).
Mulyatiningsih, E., 2011. Analisis Model-Model Pendidikan Karakter Untuk Usia Anak-Anak, Remaja Dan Dewasa. Yogyakarta: UNY, dari http://staff. uny. ac. id/sites/default/files/penelitian/Dra-Endang-Mulyatiningsih, M.Pd./13B_Analisis-Model-Pendidikan-karakter. pdf, diakses pada, 8.
Nurcahyo, A., & Djurdjani, D. (2021). Analisis Perbandingan Ketelitian Model 3D Menggunakan Lensa Normal dan Lensa Fisheye. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 4(2), 132-139.
Roni. 2008, Skateboarder. Jakarta. Ripple Magazine Indonesia,
Seidl, C. M. P. (2021). Collaboration and Innovation: Alfred Stieglitz and His European Heritage (Doctoral dissertation, Friedrich-Alexander-Universität Erlangen-Nürnberg (FAU)).
Soedjono, Soeprapto. 2009. “Fotografi dalam Konstelasi Budaya Visual Indonesia”. Buklet Pengukuhan Guru Besar Prof.Drs. Soeprapto Soedjono. Yogyakarta: BP ISI.
Taylor, P., Hartswood, M., Blot, L., Procter, R. and Anderson, S., 2010. Scoring systems in computer-based training for digital mammography. In Digital Mammography: 10th International Workshop, IWDM 2010, Girona, Catalonia, Spain, June 16-18, 2010. Proceedings 10 (pp. 490-496). Springer Berlin Heidelberg
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Desmana Arapenta Sitepu, Ida Bagus Candrayana, Anis Raharjo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.