Representasi Simbol Budaya Pasangan Lintas Etnis Bali dan Tionghoa Melalui Fotografi Prewedding
DOI:
https://doi.org/10.59997/rjf.v6i2.6719Kata Kunci:
Fotografi Prewedding, Lintas Etnis, Bali-Tionghoa, Representasi BudayaAbstrak
Pernikahan lintas etnis Bali dan Tionghoa merupakan sebuah fenomena sosial yang merepresentasikan keharmonisan multikultural tanpa membeda-bedakan serta meleburkan identitas asli dari masing-masing budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan identitas pasangan tersebut melalui fotografi prewedding sebagai medium komunikasi visual yang menampilkan dua budaya secara berdampingan. Metode penciptaan dilakukan melalui kolaborasi bersama Namasa Weddings dengan memadukan tahapan observasi, dokumentasi, dan studi literatur yang relevan. Proses kreatif difokuskan pada penggunaan berbagai simbol budaya, seperti busana adat modifikasi dan atribut khas kedua etnis yang ditempatkan pada lokasi simbolis serta historis. Elemen-elemen budaya digunakan untuk memperjelas keberadaan dua identitas yang tampil selaras dalam satu bingkai visual. Hasil penelitian berupaya menunjukkan bahwa fotografi prewedding mampu memvisualkan hubungan multikultural lintas etnis Bali-Tionghoa yang selaras sebagai bagian dari dinamika sosial masyarakat yang semakin terbuka di era modern. Karya ini diharapkan dapat memperkaya kajian seni visual mengenai representasi identitas budaya dalam praktik fotografi modern di Indonesia sekaligus membuka pemahaman tentang harmoni hubungan beda etnis yang dapat hidup berdampingan.
Unduhan
Referensi
Artaningsih, A. J. (2024). Menggali sejarah kongco di Pura Batur sebagai jembatan toleransi dalam wujud mencegah gejolak multikultural di Bali. JUSPHEN: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(3), 15–21. https://doi.org/10.56127/jushpen.v3i3.1762
Bungaran, R. J. (2020). Peran fotografer dalam penciptaan pesan romantik pada fotografi prewedding [Skripsi, Universitas Mercu Buana Jakarta]. Repositori Universitas Mercu Buana. http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/57952
Dinata, R. D. S., Pradnyanita, A. A. S., & Sriwidantari, P. M. (2021). Foto prewedding Bali dalam kategori wacana estetika postmodern. Prosiding Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA), 4, 123–129. https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/588
Hendrawan, F., & Putra, G. P. (2021). DIASPORA & HYBRIDITY: Eksplorasi wujud kreativitas etnis Tionghoa-Bali dalam perspektif postkolonialisme. Prosiding Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA), 4, 146–153. https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/609
Irawan, M. D., & Hasan, Z. (2025). Perkawinan adat Bali sebagai warisan budaya dan identitas masyarakat hindu dari perspektif adat dan hukum nasional. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 15(12). https://ejournal.cibinstitut.com/index.php/causa/article/view/874
Lasmawan, I. W., & Suastika, I. N. (2024). Potensi pengembangan model pendidikan multikultural berbasis budaya balichinesia melalui pendekatan eduwisata di Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(3), 695–704. https://doi.org/10.23887/jish.v13i3.85727
Novia, Y. (2025). Bahasa, simbol, dan makna: Analisis antropologi budaya dalam komunikasi masyarakat. BASADYA: Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya,1(1), 14–20. https://sihojurnal.com/index.php/basadya/article/view/768
Setiawan, I. K. (2022). Harmonisasi hubungan etnis Tionghoa dan etnis Bali di Kintamani: Kajian kritis terhadap multikultur dalam masyarakat Bali. Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 22(1),37–43. https://jurnal.harianregional.com/pustaka/id-85789.
Soedjono, S. (2007). Pot-pourri fotografi. Universitas Trisakti.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Sukarya, D. G. (2010). Kiat sukses Daniek G. Sukarya dalam fotografi dan stok foto. PT Elex Media Komputindo.
Taylor, D., & Procter, M. (2010). The literature review: A few tips on conducting it. University of Toronto
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ardy Winata, Ida Bagus Candra Yana, Putu Agus Bratayadnya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.