Pengabdian Masyarakat di Desa Gadungan, Tabanan, Bali: Pembuatan Film Dokumenter Perjuangan Rakyat dengan Judul “Baliwerti – Bara di Tanah Gadungan”

Authors

  • I Made Denny Chrisna Putra Institut Seni Indonesia Bali
  • Gede Pasek Putra Adnyana Yasa Institut Seni Indonesia Bali
  • Arya Pageh Wibawa Institut Seni Indonesia Bali
  • Epriliana Fitri Ayu Pamungkas Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59997/awjpm.v5i1.5943

Keywords:

Film Dokumenter, Memori Kolektif, Etnografi Visual, Sejarah Lokal, Identitas Budaya

Abstract

Desa Gadungan di Kabupaten Tabanan, Bali, memiliki nilai historis yang kuat terkait perjuangan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan. Namun, pengetahuan sejarah tersebut sebagian besar masih bersifat lisan dan berpotensi hilang akibat minimnya dokumentasi serta terbatasnya transmisi antargenerasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mentransmisikan kembali memori kolektif masyarakat melalui produksi film dokumenter berjudul “Baliwerti: Bara di Tanah Gadungan”. Metode yang digunakan meliputi tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif dan etnografi visual. Tahap produksi dilakukan dengan metode perekaman memori melalui keterlibatan langsung narasumber di lokasi historis. Hasil menunjukkan bahwa film dokumenter berperan tidak hanya sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai sarana rekonstruksi memori sosial, jembatan antar generasi, dan penguatan identitas budaya masyarakat. Selain itu, film ini memiliki potensi sebagai media edukasi dan promosi desa berbasis sejarah. Secara akademik, kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan film dokumenter sebagai metode pengabdian berbasis budaya dan partisipasi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-30

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.