The New Approach of Kotekan | Kotekan Pendekatan Baru

Penulis

  • I Gede Ngurah Divo Sentana Seni Karawitan Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Nyoman Kariasa Program Studi Seni Karawitan, ISI Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v2i1.417

Kata Kunci:

komposisi musik baru, bentuk musik,, potongan motif musik,, kotekan baru

Abstrak

Pemaparan mengenai eksistensi materi-materi kesatuan potongan motif musik dari sebuah teknik pengkomposisian musik yang membentuk suatu bentuk musik, buah dari perealisasian keputusan penata untuk berkomposisi atau menciptakan karya musik dengan tolok ukur konsepsi berdasarkan nilai-nilai dan materi-materi yang telah penata pelajari dan pahami adalah hal yang dijelaskan dalam tulisan ini. Hal-hal yang penata peroleh dari proses belajar dan memahami akhirnya memberi penata jalan untuk berkembang. Kiat penciptaan yang penata lalui berlandaskan metode-metode penciptaan karya seni pertunjukan yang dicetuskan oleh para seniman yang telah berpengalaman dibidang seni pertunjukan tersebut. Berdasarkan pemahaman mengenai penerapan metode-metode penciptaan tersebut, penata memaparkan proses perealisasian bentuk musik ini berdasarkan dua subbahasan yaitu, materi yang diinterpretasi beserta hasil yang diperoleh. Penata sangat berharap materi-materi yang dihadirkan dalam tulisan ini dibicarakan kembali secara “sehat”, dikarenakan penata tidak ingin karya seni apapun atau manapun yang telah diwujudkan dengan usaha, kerja keras dan sublimasi pemikiran sang pengkarya, hanya berakhir dicap sebagai “ekstrim kiri”.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dibia, I. W. (2020). Panca Sthiti Ngawi Sani Metodologi Penciptaan Seni. Pusat Penerbitan LPPMPP Institut Seni Indonesia Denpasar.

Gede, P., Supriyadnyana, W., & Sugiartha, I. G. A. (2019). Estetika tabuh gamelan gong gede di desa adat tejakula buleleng. 06(01), 58–67.

Haris, A. S. (2017). “menjadi diri sendiri.” INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

I Putu Purwwangsa Nagara, I. N. S. (2021). Gamelan Gender Wayang Composition “Sandaran Laju” | Komposisi Gamelan Gender Wayang “Sandaran Laju.” GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 01(02), 117–125. https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/ghurnita/article/view/333

Laksono, A. (2020). Representasi Budaya Lokal dalam Musik Kontemporer Indonesia. Endogai: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 4(1), 50–54.

Mariyana, I. N. (2021). The Concept of Devotion in the Presentation of Gambang Gending in Kwanji Sempidi Village | Konsep Bakti Pada Penyajian Gending-Gending Gambang di Desa Kwanji Sempidi. GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 1(2), 126–133. https://jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/ghurnita/article/view/306

Prier S J, K. E. (2015). Ilmu Bentuk Musik. Pusat Musik Liturgi.

Putra, I. K. A., Santosa, H., & Sudirga, I. K. (2020). The Concept of Balance at Sekati Ririg Gending in Tejakula , Buleleng Regency. HARMONIA Jurnal Arts Of Research and Education, 20(2), 183–194. https://doi.org/10.15294/harmonia.v20i2.25412

Raseuki, N. I. (2016). Catatan “Fenomena Musik Kontemporer.” 147(November), 11–40.

Sanjaya, I. K. T. (2021). Ghurnita. 01(01), 11–19. https://doi.org/10.25124/ghurnita.v1i1.141

Siswanto, S., & Firmansyah, F. (2018). Pemahaman Metrik dalam Membaca Notasi Balok. 3(3), 115–124.

Subandi, P. E. S. (2019). UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Computers in Human Behavior, 63(May), 9–57.

Sucitra, I. G. A. (2019). Eksplorasi Nilai-nilai Tradisi dalam Konsep Estetika Seni Rupa Kontemporer Indonesia. JSRW (Jurnal Senirupa Warna), 4(1), 33–45. https://doi.org/10.36806/jsrw.v4i1.47

Sugiartha, I. G. A. (2015). Pergulatan Ideologi dalam Penciptaan Musik Kontemporer Bali. Panggung, 25(2), 121-136. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/panggung/article/view/3/5

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-03-07

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.