Estetika Visual Images The Little Prince: Perspektif H.Howard Gardner
DOI:
https://doi.org/10.59997/amarasi.v7i1.6200Keywords:
Clive Bell, Semir Zeki, Howard Gardner, The Little Prince, Kecerdasan Spasial, Estetika visualAbstract
Animasi The Little Prince merupakan karya sinematik yang memadukan nilai estetika dan psikologis melalui pendekatan visual yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estetika visual dalam film tersebut melalui tiga perspektif teoretis, yaitu Significant Form dari Clive Bell, neuroestetika oleh Semir Zeki, dan kecerdasan spasial Howard Gardner. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis visual dan studi pustaka terhadap elemen bentuk, warna, ruang, tekstur, dan komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual dalam The Little Prince tidak hanya berfungsi sebagai pendukung narasi, tetapi juga mampu menstimulasi respons kognitif dan emosional anak secara simultan melalui penggunaan warna pastel, bentuk organik sederhana, serta kontras antara animasi CGI dan stop-motion. Dalam perspektif neurosains, rangsangan visual diproses pada korteks visual, sementara penilaian keindahan dan respons emosional melibatkan orbitofrontal cortex dan sistem limbik, yang berperan dalam memperkuat keterlibatan afektif dan memori visual. Sementara itu, dari perspektif kecerdasan spasial, representasi visual seperti planet, mawar, dan rubah mendorong anak memahami relasi bentuk, ruang, dan simbol secara lebih abstrak melalui integrasi persepsi visual, emosi, dan imajinasi. Temuan ini menegaskan bahwa The Little Prince tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berfungsi sebagai media edukatif yang mendukung perkembangan respons otak dan kecerdasan spasial anak secara holistik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Isma Handayani, Muhammad Fathoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights:
» Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
» The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
» The right to reproduce the article for own purposes,
» The right to self-archive the article
» The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Arbitrer).



