ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN GIGI ANAK DI PT. PILAR KREATIF TEKNOLOGI DI DENPASAR

Penulis

  • Farhan Hanif Program Studi Desain Komunikasi Visual, FSRD, ISI Denpasar
  • I Nengah Sudika Program Studi Desain Komunikasi Visual, FSRD, ISI Denpasar
  • Ni Ketut Rini Program Studi Desain Komunikasi Visual, FSRD, ISI Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.59997/amarasi.v3i02.1692

Kata Kunci:

Animasi 2D, Edukasi, Kesehatan, Gigi, Anak

Abstrak

Animasi adalah metode di mana sebuah gambar atau objek dimanipulasi untuk menciptakan bentuk yang bergerak. Animasi 2D selain digunakan untuk kebutuhan hiburan, marketing dan iklan komersial. Animasi 2D juga digunakan sebagai media informasi dan pendidikan atau edukasi khususnya untuk kalangan anak-anak, dimana anak-anak saat ini tentunya menyukai tontonan yang menarik dan unik, contohnya seperti kartun. Dengan karakter yang lucu dan membuat anak-anak senang untuk melihatnya. Dengan dibuatnya animasi 2D berupa motion graphic yang nantinya akan bertema tentang edukasi kesehatan gigi untuk anak-anak. Kesehatan gigi dan mulut adalah sangat penting karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya.Metode Analisa Data yang dipakai yakni analisis deskripsif kualitaif, yakni pemeriksaan yang menggambarkan memaparkan fakta-fakta mengenai animasi 2D sebagai media edukasi kesehatan gigi anak. Aturan dasar pemeriksaan kualitatif yakni memproses serta menyelidiki informasi yang dikumpulkan menjadi informasi yang tepat, efisien serta terorganisir. Animasi 2D Sebagai Media Edukasi Kesehatan Gigi Anak Dengan Judul “Lala Dan Monster Kue” ini menggunakan animasi 2D yang berupa motion graphic yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak mengenai cara merawat dan menjaga gigi dalam mengurangi makanan atau minuman manis. Proyek animasi 2D ini merupakan proyek Magang atau Kerja Praktik yang dilakukan di PT. Pilar Kreatif Teknologi dan sangat bermanfaat untuk mahasiswa, khususnya pada mahasiswa Desain Komunikasi Visual. Karena disini diperoleh kerja nyata bagaimana proyek-proyek yang dikerjakan di mitra mulai dari proses penerimaan data-data atau brief, proses brainstorming, proses memvisualisasikan hingga proses finishing.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Prakosa, G. (2010). Animasi: Pengetahuan Dasar Film Animasi Indonesia. Jakarta: Yayasan Visual Indonesia (Nalar).JURNAL AMARASI VOL.3, NO.2, JULI 2022 142

Prabowo, Arief., Kurniawan, Mei P. (2012). Perancangan Iklan Layanan Masyarakat “ Tertib Lalu-Lintas” Berbasis Animasi 2D Sebagai Media Sosialisasi Ditlantas Polda DIY. ISSN: 1411- 3201. Yogyakarta: Jurnal DASI Vol. 13 No. 3 September 2012: 9-10.

Hakim, Luqman. (2013). Iklan layanan Masyarakat Go Green dalam Bentuk Animasi Dua Dimensi. Semarang: Unnes Semarang.

Harto, Dwi Budi. (2009). Hand Out: Animasi Kartun. Semarang: Unnes Semarang.

Revika, E., & Hindriyawati, W. (2021). Edukasi Pentingnya Menjaga Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak-Anak Dipanti Asuhan Gotong Royong Sewon. Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan (JPMAB), 2(2).

Suhendra. (2017). Animasi 2D Edukasi Iklan Layanan Masyarakat Kesehatan Gigi Anak. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas negeri Yogyakarta.

Ramlan, Jonathan. (2013). Perancangan Komunikasi Visual Animasi Edukasi Bahaya akan Obesitas. Jakarta.

Mengenal Animasi 2D dan Teknik Pembuatannya.https://www.superpixel.id/blog/mengenal-animasi-2d-dan-teknik-pembuatannya, di akses 14 juli 2022.

Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual

Diterbitkan

2022-07-26

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.